Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Seorang perempuan berinisial LS (64) meninggal dunia setelah tertemper kereta api di perlintasan rel Padukuhan Tegal Ijo, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 11.25 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat korban menyeberang rel kereta api dengan berjalan kaki di lokasi kejadian.
Baca juga: Konsumen Kredit Motor Yamaha Didampingi LPKSM Usai Dugaan Penarikan Sepihak
Setelah menerima laporan warga, petugas piket Polsek Kasihan bersama Tim Inafis Polres Bantul, PMI Kabupaten Bantul, serta tenaga medis dari Puskesmas Kasihan II segera mendatangi tempat kejadian perkara.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya datang ke rumah temannya untuk menghadiri acara arisan, kemudian berpamitan untuk mengunjungi rumah teman lainnya yang berada di seberang rel kereta api.
Baca juga: Pura-pura Melamar Kerja, Pemuda Asal Garut Curi Tablet dan Ponsel di Jetis
Tidak lama berselang, saksi mendengar kereta api melintas dan teriakan warga yang menyebutkan ada orang tertemper kereta, sehingga warga bergegas mengecek kondisi korban.
Saksi lain yang merupakan petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) PT KAI menyebutkan kereta yang melintas saat kejadian adalah Kereta Api Gaya Baru Malam dengan rute Surabaya Gubeng-Pasar Senen.
Baca juga: Motor Scoopy Hilang Kendali di Turunan Sokomoyo, Dua Orang Meninggal Dunia
Hasil pemeriksaan medis di lokasi menunjukkan korban sudah tidak bernapas dan mengalami sejumlah luka akibat benturan, namun tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
“Atas permintaan keluarga, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Panti Rapih menggunakan ambulans PMI Kabupaten Bantul,” kata Rita.

















