JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
KriminalPeristiwa

Warga Karangwuni Digegerkan Dugaan Penganiayaan, Korban Ditemukan Tangan Diborgol

×

Warga Karangwuni Digegerkan Dugaan Penganiayaan, Korban Ditemukan Tangan Diborgol

Share this article
JIFFINA 2026

Kulonprogo (DIY), SURYAPOS.id – Warga Karangwuni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, digegerkan dengan dugaan kasus penganiayaan terhadap seorang pria berinisial IF (31), warga Kalasan, Sleman. Kamis (22/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, seorang saksi yang sedang beristirahat di rumah mendengar teriakan minta tolong dari arah sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

IFMAC 2026

Baca juga: Saat Nurani Pendidikan Dikriminalisasi: Refleksi Tentang Guru, Hukum, dan Tanggung Jawab Bangsa

Saksi kemudian mengajak saksi lainnya untuk mencari sumber suara tersebut. Di sekitar lokasi, para saksi sempat bertemu dengan seorang pria berusia sekitar 40 tahun yang mengatakan bahwa tidak terjadi apa-apa dan menyebut persoalan hanya terkait pembagian uang yang tidak merata.

Tak lama berselang, korban IF keluar dari sebuah rumah melalui pintu depan sambil berteriak meminta pertolongan. Korban terlihat dalam kondisi tangan diborgol, satu kaki terikat, dan mulut sebelumnya tertutup lakban.

Baca juga: Pantang Putar Haluan, Pesan Danlanal Saat Lepas Casis TNI AL dari Yogyakarta

Selain itu, pada bagian leher korban terdapat luka disertai pendarahan. Melihat kondisi tersebut, para saksi langsung meminta bantuan aparat kepolisian setempat.

Bhabinkamtibmas Karangwuni yang datang ke lokasi bersama warga kemudian mengevakuasi korban. Korban sempat dibawa ke RSU Rizki Amalia Temon sebelum dirujuk ke RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Baca juga: Motor Serempet Pikap di Pandak Bantul, Pelajar Alami Patah Tangan

Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Menurutnya, polisi telah mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan awal.

“Pelaku masih dalam penyelidikan dan kami terus mendalami motif kejadian ini,” ujar Iptu Sarjoko.

JIFFINA 2026
JIFMAC 2026
JIFFINA 2026
IKIAE