Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Kalakan, Padukuhan Jambon, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban diketahui berinisial SM (76), warga Kalakan, Argorejo, Sedayu, Bantul. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi telungkup di atas batu di tengah aliran sungai.
Baca juga: Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan Anak di Daycare, Ketua Yayasan Ikut Jadi Tersangka
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua saksi yang sedang beraktivitas di sungai.
“Dua saksi yang saat itu sedang mandi melihat korban dalam posisi telungkup di atas batu di tengah sungai. Menyadari kondisi tersebut, mereka segera meminta bantuan warga sekitar,” ujar Iptu Rita dalam keterangannya, Senin.
Baca juga: Polisi Ringkus 2 Pelaku Penganiayaan Remaja di Bantul, 3 Lainnya Masih Buron
Saksi kemudian bersama warga melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang. Petugas dari Polsek Sedayu bersama tim gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Evakuasi korban dilakukan oleh tim SAR DIY bersama personel kepolisian dan dibantu warga setempat. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Baca juga: Ninja Xpress Memperkenalkan Ninja Cross Border “Dari Indonesia ke Dunia”
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis dan Inafis Polres Bantul, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia akibat kondisi medis yang diderita,” kata Iptu Rita.
Baca juga: Edukasi di Alam Terbuka, STAK Yogyakarta Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas dan Kesadaran Budaya
Menurut keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang telah lama diderita dan bersifat kambuhan.
Pihak keluarga korban disebut telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut atau mempermasalahkan lebih lanjut. Polisi pun memastikan kasus ini masih dalam penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian.


















