Sleman (DIY), SURYAPOS.id – Pengurus Pusat STAK (Satuan Team Anti Kriminalitas) Yogyakarta menggelar kegiatan edukasi, pembinaan, dan arahan kepada ratusan siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Cupuwatu Camp Fire, Kalasan, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini diikuti sekitar 120 siswa kelas X, serta melibatkan berbagai pihak, antara lain Satlantas Polresta Sleman, Polsek Kalasan, pengawas dan pengurus STAK, serta tokoh budaya setempat.
Baca juga: Ibu dan Anak Terseret Ombak di Pantai Sundak, Nyaris Hilang di Jalur Rip Current
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembinaan terkait keselamatan berlalu lintas yang disampaikan oleh jajaran Satlantas Polresta Sleman. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pertunjukan seni dari Sanggar Tari Sekar Tirto Budoyo yang menampilkan tarian bertajuk “Sembagi Arum Tala”.
Baca juga: Peringatan Hari Otonomi Daerah, Gus Hilmy: Hak Daerah Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
Tak hanya fokus pada aspek keselamatan, peserta juga mendapatkan bimbingan khusus dari tokoh budaya yang dikenal sebagai Ndoro Klenteng. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebudayaan, pariwisata, serta filosofi Yogyakarta sebagai kota pelajar dan pusat budaya.

Ndoro Klenteng juga menguraikan konsep sumbu filosofi Yogyakarta sebagai identitas yang mencerminkan keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Ia mengajak para siswa untuk menjaga warisan budaya sekaligus menjadi generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Ketua STAK Yogyakarta, Sigit Susanto atau yang akrab disapa Mbah Cemo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berbudaya dan disiplin.
“Kegiatan ini bukan sekadar edukasi, tetapi juga pembentukan karakter. Kami ingin generasi muda memahami pentingnya keselamatan, budaya, dan tanggung jawab sebagai bagian dari masa depan bangsa,” ujar Sigit dalam keterangannya.
Baca juga: Kecelakaan di Jalan Wonosari-Tepus, Dua Pengendara Motor Alami Luka-luka
Ia menambahkan, kolaborasi antara STAK Yogyakarta, Satlantas Polresta Sleman, dan pengelola Cupuwatu Camp Fire menjadi bentuk sinergi dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh kepada pelajar.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi para siswa, sehingga mereka dapat menjadi generasi penerus yang lebih baik,” tambahnya.


















