JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
BeritaUmum

STAK DIY Deklarasi Damai, Tolak Premanisme hingga Hoaks yang Picu Perpecahan

×

STAK DIY Deklarasi Damai, Tolak Premanisme hingga Hoaks yang Picu Perpecahan

Share this article
IFMAC 2026

Sleman (DIY), SURYAPOS.id – Yayasan Satuan Tim Anti Kriminalitas (STAK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan komitmennya untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah DIY.

Komitmen tersebut disampaikan melalui Deklarasi Damai yang digelar di Mako STAK DIY pada Rabu (26/8/2026). Deklarasi diikuti keluarga besar Yayasan STAK DIY sebagai bentuk pernyataan sikap bersama.

IFMAC 2026

Dalam deklarasi tersebut, STAK DIY menegaskan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjunjung tinggi Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Baca juga: Mahanni Yulindha Pratiwi Terpilih Jadi Wakil Bupati Klaten, Raih 49 Suara

Ketua Umum Yayasan STAK DIY, Sigit Susanto, mengatakan deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.

“Kami ingin STAK DIY hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berkomitmen menolak segala bentuk kriminalitas dan tindakan yang dapat mengganggu keamanan serta ketenteraman masyarakat,” ujar Sigit.

STAK DIY menyatakan menolak berbagai bentuk kriminalitas, narkoba, premanisme, minuman keras, tawuran, kenakalan remaja, serta berbagai aksi yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Baca juga: Pelajar di Semin Lapor Polisi, Mengaku Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan

Selain itu, Yayasan STAK DIY menyatakan siap bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DIY.

Sigit menegaskan, setiap langkah organisasi harus dilakukan sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku. STAK DIY juga tidak akan melakukan tindakan main hakim sendiri ketika menghadapi persoalan di masyarakat.

“Kami siap bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah. Prinsipnya, kami bergerak sesuai aturan dan menghormati proses hukum,” kata Sigit.

Baca juga: Dua Honda Beat Tabrakan di Jalan Manthos Playen, 1 Orang Meninggal

Dalam deklarasi tersebut, STAK DIY juga menolak penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta provokasi yang dapat memecah belah persatuan masyarakat Yogyakarta.

Sigit mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya. Menurut dia, persatuan dan kedamaian harus dijaga bersama.

Ketua Ormas Ra’Nggagas Solidarity Jogjakarta, Totok Agus Sudiraharjo atau akrab disapa Gogon, mengapresiasi deklarasi damai yang dilakukan Yayasan STAK DIY.

Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, Kodim 0730/Gunungkidul Gelar Lomba 17-an

Gogon mengatakan, upaya menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan juga seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan.

“Menjaga Yogyakarta agar tetap aman dan kondusif adalah tanggung jawab kita bersama. Ormas harus mampu menjadi bagian dari solusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Gogon.

Ia berharap deklarasi tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata dan kegiatan positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga: Hindari Motor Tanpa Lampu, Isuzu Panther Tabrak 2 Motor hingga Masuk Selokan

Gogon juga mengingatkan seluruh anggota organisasi agar mengedepankan persaudaraan, komunikasi, dan kepatuhan terhadap hukum dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Melalui Deklarasi Damai tersebut, Yayasan STAK DIY menegaskan komitmennya untuk bersama-sama menciptakan Yogyakarta yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan.

IFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE