GPPE 2024

Kartu Vaksin sebagai dokumen Perjalanan wisatawan.

PASARKAYU
SaeXpo 2023 Jogja

SLEMAN Suryapos.id-Bupati Sleman Dorong Kartu Vaksin Untuk Syarat Perjalanan Wisata
Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo mengusulkan solusi agar industri pariwisata tetap bisa jalan dan bertahan agar para wisatawan berlibur dengan aman dan nyaman adalah dengan mengandalkan kartu vaksin covid-19. Ide tersebut tengah diusulkan Pemkab Sleman dengan mendengarkan dan memperhatikan aspirasi masukan dari para pelaku wisata di Bumi Sembada ini.

 Kustini menyampaikan “Sektor industri pariwisata hampir seluruhnya terdampak selama pandemi covid-19. Apalagi saat pemerintah melakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di mana semua destinasi wisata ditutup sementara. Hal itu akhirnya berdampak pada menurunnya pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini banyak diperoleh dari kegiatan pariwisata”,terang kustini.

Jadi nanti klau usulan ini di sepakati setiap wisatawan yang datang atau berkunjung sebelum masuk ke tempat wisata memberitahukan dulu kepada petugas di tempat wisata bahwa mereka membawa kartu vaksin. Ini sebagai  solusi untuk tempat wisata agar tidak kolaps,” ungkap Kustini saat dikonfirmasi, Kamis (5/8).
Menurut Kustini hal itu tidak hanya bisa diterapkan bagi pengunjung tempat wisata. Namun juga tempat pendukung pariwisata seperti hotel, kafe, restoran dan sebagainya yang sering dicari oleh wisatawan juga bisa menerapkan hal yang sama. “Yang sudah melaksanakan vaksin, kasih kartu vaksin atau tunjukkan kartu vaksin,” terang Kustini.

Lebih lanjut, usulan tersebut merupakan langkah konkrit untuk membantu perekonomian industri pariwisata dan sektor sejenisnya di Kabupaten Sleman. Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Sleman juga telah melakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi. Data dari Dinas Kesehatan, capaian vaksinasi di Kabupaten Sleman telah mencapai 40 persen dari target 70 persen yang ditetapkan pemerintah pusat.

 Saat ini Pemkab Sleman juga tengah mengejar vaksinasi 70 persen untuk seluruh masyarakat pada akhir Desember 2021. “Setiap pekannya kita targetkan 40.000 warga divaksin, atau setiap harinya rata-rata 5.000 orang. Kita optimis bisa mencapai target itu di akhir tahun 2021.” pungkasnya .

B B SIKLAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IFMAC & WOODMAC 2024