Iptek  

Bupati Bantul, “Harga Bawang Merah, Jangan Dipermainkan Oleh Tengkulak”.

PASARKAYU
SaeXpo 2023 Jogja

Bantul Suryapos.id – Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, hari ini melakukan kegiatan panen bawang merah bersama Kelompok Tani Ngremboko Nir Ing Sambikala, untuk musim tanam ke dua  di Bulak Malangan, Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul Sabtu(04/09)

Dalam kesempatan ini Bupati Bantul menyampaikan bahwa, untuk musim tanam ke dua ini, hasil panen bawang merah bagus dalam 1 hektar dapat menghasilkan kurang lebih 17 ton, ini hasil yang bagus di banding musim tanam yang ke satu yang hanya menghasilkan 10 ton untuk 1 hektarnya .

AYO PASANG IKLAN

Hasil panen bawang merah untuk musim tanan ke-2 ini sangat bagus, sehingga dapat memberikan nilai lebih kepada para petani, dan kebetulan juga untuk saat ini harga bawang merah juga pas tinggi, yaitu berkisar antara Rp.13.000-Rp.15.000/kg tergantung kualitas bawang merahnya”, ungkap Bupati.

Dengan melihat hasil pertanian  bawang merah untuk  Kabupaten Bantul yang bagus ini, akan bisa memberikan keyakinan baik untuk  pemerintah dan juga  masyarakat, untuk segera dibentuk Food Estate. Program Food Estate di Kabupaten Bantul sejalan dengan  program dari Kementerian Pertanian.

Untuk Kabupaten Bantul sendiri  merupakan salah satu Kabupaten  yang ditunjuk oleh Kementerian Pertanian sebagai Kabupaten Food Estate. Yang artinya, Kabupaten Bantul ini diberikan kepercayaan untuk bisa memproduksi tanaman pangan”, jelas  Bupati.

Untuk selanjutnya  Bupati Bantul memberikan pesan agar Kelompok Tani Ngremboko Nir Ing Sambikala, untuk berhati-hati didalam transaksi jual beli pemasaran hasil panen bawang merah dengan siapapun.

Untuk menghindari ,para petani itu menjadi korban oleh para tengkulak. Saya ingin agar para petani di Kabupaten Bantul bisa sejahtera, dari mulai proses awal penanaman hingga proses penjualan, pokoknya ada uang ada barang”, tegas Bupati Bantul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JIFFINA 2024 JOGJA