Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Aksi kebut-kebutan di malam hari kini jadi perhatian serius Polres Gunungkidul. Edukasi dan patroli digencarkan untuk menyentuh sisi kesadaran remaja.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gunungkidul terus menggencarkan upaya preventif untuk menekan maraknya aksi balap liar yang melibatkan remaja dan pelajar di wilayahnya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mengedepankan pendekatan edukatif melalui program kerja dan tayangan video edukasi tentang tertib berlalu lintas.
Baca juga: Lurah dan Carik Bohol Diduga Korupsi Dana Desa, Kini Resmi Ditahan di Rutan Wirogunan
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Arfita Dewi, S.I.Kom., M.A.P., mengatakan edukasi tersebut difokuskan untuk meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya serta mencegah potensi pelanggaran lalu lintas yang berujung pada balapan liar.
“Kami mengajak generasi muda untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar. Selain mengganggu ketertiban umum, kegiatan itu berisiko tinggi dan bisa mengancam keselamatan diri maupun pengguna jalan lain,” ujar Arfita saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025) malam.
Menurut Arfita, pihaknya tidak hanya menyampaikan pesan larangan, tetapi juga mengimbau para remaja agar lebih bijak dalam mengatur waktu beraktivitas, terutama di malam hari.
Baca juga: Penyegaran di Tubuh Polres Gunungkidul, Sejumlah Kapolsek Resmi Bergeser Jabatan
“Sebelum pukul 22.00 sebaiknya sudah berada di rumah. Jangan mudah terpengaruh ajakan orang lain untuk ikut balapan liar,” tambahnya.
Semntara itu, Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Martana, menilai fenomena balap liar merupakan bentuk kenakalan remaja yang harus ditangani secara komprehensif. Menurutnya, remaja tetap diperbolehkan berkumpul atau bersantai, asalkan tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat.
“Tidak ada larangan untuk nongkrong atau bersosialisasi. Namun, pastikan aktivitas tersebut tidak mengganggu ketertiban umum dan keselamatan orang lain,” kata Martana.
Baca juga: Ngayogjazz 2025 Hadir Membuka Ruang Musik Jazz di Imogiri Yogyakarta
Ia menekankan bahwa suara bising dan potensi kecelakaan akibat balap liar sering kali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Untuk itu, Satlantas Polres Gunungkidul akan terus melaksanakan patroli di titik-titik rawan serta mengintensifkan edukasi melalui media sosial.
“Kami berharap masyarakat turut berperan aktif dengan melaporkan adanya kerumunan atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi menjadi ajang balapan liar,” ujarnya.
Martana menegaskan, keberhasilan menekan aksi balap liar tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting agar kondisi tetap aman dan tertib,” pungkasnya.

















