Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Pemerintah Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, resmi melantik dua pamong baru setelah melalui proses seleksi yang berlangsung sejak Juli lalu. Prosesi pelantikan digelar di Aula Balai Kalurahan Bandung, Rabu (19/11/2025) pagi, dalam suasana tertib dan khidmat.
Dalam upacara tersebut, Lurah Bandung Mawal Edy Tri Kusmantya memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan serta menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para pamong yang dilantik. Mereka adalah Tira Kennis Constantia sebagai Kepala Urusan Tata Laksana dan Alfian Zhanitra sebagai Staf Kepala Seksi Ulu-Ulu.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Sewon, Satu Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi
Mawal menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya kepada kedua pamong baru agar segera menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, posisi yang selama ini kosong telah berdampak pada laju administrasi pemerintahan, sehingga pengisian formasi ini menjadi momentum penting bagi peningkatan pelayanan.
“Kami ucapkan selamat atas terlantiknya pamong baru. Dengan terisinya kekosongan ini, kami optimistis roda pemerintahan Kalurahan Bandung dapat berjalan lebih baik,” ujar Mawal dalam sambutannya.
Baca juga: Cegah Kecelakaan, Polsek Patuk Tabur Serbuk Gergaji di Jalur Jogja-Wonosari yang Tercecer Solar
Ia menegaskan proses rekrutmen perangkat kalurahan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan Pergub dan Perbup yang berlaku. Mulai dari pendaftaran, penjaringan, hingga tes seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan.
Dalam pidatonya, Mawal mengibaratkan Pemerintah Kalurahan Bandung sebagai sebuah kendaraan yang kini kembali lengkap komponennya. Dengan terpenuhinya formasi pamong, ia berharap seluruh program pembangunan dan pelayanan publik dapat dijalankan tanpa hambatan berarti.
Baca juga: Dipanggil Tengah Malam, Buruh Tani Malah Dikeroyok sampai Patah Tulang
“Kalau kemarin ibarat mobil rodanya kurang, kini sudah lengkap dan siap melaju lebih sempurna,” katanya.

Ia juga meminta kedua pamong baru untuk segera beradaptasi dengan ritme kerja dan memahami tupoksi masing-masing. Hal ini dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat akibat proses transisi.
Sementara itu, Panewu Playen, Irma Madyastuti Rahayu, S.STP, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberi dorongan agar Kalurahan Bandung segera mempercepat kinerjanya. Ia menekankan pentingnya percepatan pelayanan karena dirinya juga merupakan warga setempat.
Baca juga: Terima Uang hingga Rp20 Miliar, Gus Yazid Sebut Berasal dari Korupsi Tanah Kodam
“Dengan terisinya formasi ini, kita harus bisa mengejar ketertinggalan. Sebagai warga Bandung, saya ingin kalurahan ini gas poll dalam bekerja,” ujar Irma.
Seleksi pengisian perangkat kalurahan berlangsung sejak Juli 2025, dengan 13 peserta mengikuti seleksi untuk posisi Kepala Urusan Tata Laksana dan 8 peserta untuk posisi Staf Kepala Seksi Ulu-Ulu. Rangkaian seleksi meliputi tes administrasi, ujian tertulis, hingga wawancara.
Dari hasil tes, Tira Kennis Constantia warga Depok, Sleman, terpilih sebagai Kepala Urusan Tata Laksana dengan nilai 57,38 poin. Sementara Alfian Zhanitra, warga Nogosari 1, Bandung, Playen, meraih nilai 47,50 dan berhak menduduki posisi sebagai Staf Kepala Seksi Ulu-Ulu.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal baru bagi Pemerintah Kalurahan Bandung dalam memperkuat struktur birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


















