Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Di Kabupaten Bantul.

banner before

Bantul SURYAPOS – Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021 dengan Inspektur Upacara Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas dilakukan secara virtual dari Kantor Kementerian Agama di Jakarta pada Jumat (22/10), dengan mengambil tema “Santri Siaga Jiwa Raga”.

Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih, didampingi oleh Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo, Dandim 0729/Bantul Letkol Inf Agus Indra Gunawan, Kapolres Bantul AKBP Ihsan S.I.K., Kajari Bantul Suwandi S.H., M.H., dan juga diikuti oleh para Pimpinan OPD, Perwakilan Kyai/Ulama Bantul dan Perwakilan Santri, mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021 secara virtual dari Gedung Induk Parasamya Bantul.

Dalam sambutannya Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, jika dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2021 mengangkat tema “Santri Siaga Jiwa Raga”, yang merupakan bentuk pernyataan sikap Santri Indonesia yang selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan Persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia.

Siaga Jiwa merupakan Santri yang tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, Santri yang berpegang teguh pada akidah, nilai dan ajaran Islam rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur Bangsa Indonesia”, ujar Yaqut.

Suasana Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021 yang dilakukan secara virtual dari Kantor Kementerian Agama di Jakarta, dengan Inspektur Upacara Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Jumat (22/10).

Lebih lanjut disampaikan oleh Yaqut Cholil Qoumas dalam sambutannya, Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Bangsa Indonesia, maka Santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang bisa merusak persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Siaga raga berarti, Santri mendedikasikan badan, tubuh, tenaga dan buah karya untuk Indonesia, oleh karenanya Santri tidak akan pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia“, ujar Yaqut.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Yaqut, tema Santri Siaga Jiwa Raga menjadi sangat penting dan relevan di era pandemi covid 19 saat ini, dimana kaum Santri tidak boleh lengah dalam menjaga prokes 5M+1D.

banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.