JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
BeritaPeristiwa

Truk Hino Diduga Masuk Jalur Berlawanan, Kecelakaan Beruntun di Jalan Jogja-Wonosari Tewaskan 1 Orang

×

Truk Hino Diduga Masuk Jalur Berlawanan, Kecelakaan Beruntun di Jalan Jogja-Wonosari Tewaskan 1 Orang

Share this article
IFMAC 2026

Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di depan Masjid Payak, Padukuhan Payak, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan truk Hino bernomor polisi B-9138-WPA, mobil pikap AB-8209-AA, mobil Grand Max AB-1291-IR, dan sepeda motor Honda Scoopy AB-2799-BAB.

IFMAC 2026

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, kecelakaan itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Polisi Gerebek 11 Lokasi di Bantul, 209 Barang Bukti Miras Diamankan

“Akibat kecelakaan tersebut, satu orang meninggal dunia dan beberapa korban lainnya mengalami luka-luka. Saat ini kasusnya masih dalam penanganan Unit Lantas Polsek Piyungan bersama Satlantas Polres Bantul,” kata Rita.

Rita menjelaskan, kecelakaan bermula ketika mobil pikap AB-8209-AA yang dikemudikan WIW (47) melaju dari arah barat menuju timur.

Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju truk Hino B-9138-WPA yang dikemudikan ARP (28). Truk tersebut diduga melaju terlalu ke kanan hingga melewati garis marka jalan.

Baca juga: Lupa Matikan Tungku, Gerobak Jualan Bensin dan Rokok Terbakar

“Truk Hino melaju dari arah timur ke barat, kemudian mengambil jalur terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan. Karena jarak sudah dekat, akhirnya terjadi benturan dengan mobil pikap yang melaju dari arah berlawanan,” jelas Rita.

Setelah bertabrakan dengan pikap, truk Hino masih bergerak hingga kehilangan kendali. Truk kemudian berhenti setelah menabrak pagar rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai IM (16) dengan membonceng JPP (16) melaju di belakang mobil pikap. Karena jarak terlalu dekat, pengendara motor tidak sempat menghentikan kendaraannya dan menabrak bagian belakang bak pikap.

Baca juga: Mobil Terparkir Sejak Malam, Pria 61 Tahun Ditemukan Meninggal di Bantul

Muatan yang dibawa mobil pikap juga terlempar ke sisi kiri jalan akibat benturan. Muatan tersebut kemudian mengenai mobil Grand Max AB-1291-IR yang dikemudikan RGW (32), yang sedang berhenti di sisi utara jalan dan hendak menyeberang ke arah barat.

Akibat kecelakaan itu, pengemudi pikap WIW mengalami cedera kepala berat dan pendarahan pada telinga. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kota Yogyakarta (Wirosaban), tetapi nyawanya tidak tertolong.

“Pengemudi pikap mengalami cedera kepala berat dan pendarahan pada telinga. Setelah dibawa ke rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Rita.

Baca juga: HUT ke-81 RI di Gedung Agung, GBN MI DIY Tegaskan Pentingnya Bela Negara

Sementara itu, penumpang pikap FN (42) mengalami luka lecet dan tidak perlu menjalani rawat inap. Pengemudi truk Hino ARP mengalami patah kaki dan tangan kanan, sedangkan penumpangnya, YP (33), mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Keduanya mendapat perawatan di RSPAU Dr. S. Hardjolukito.

Pengendara Honda Scoopy IM mengalami memar pada dada, lebam pada mata kanan, serta luka lecet pada kaki dan menjalani perawatan di RSI PDHI Kalasan. Adapun pemboncengnya, JPP, hanya mengalami luka lecet pada kaki kanan. Sementara itu, pengemudi Grand Max RGW selamat tanpa mengalami luka.

Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

IFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE