Sentuhan Unik Di Kalurahan Condongcatur.

banner before


SLEMANSuryapos.id Kalurahan merupakan garda terdepan dalam hal pelayanan publik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat dari berbagai kalangan, hal ini yang mendasari Lurah Condongcatur, Reno Candra Sang Aji, S IP memberikan sentuhan unik dikantor Kalurahan bagi masyarakat Condongcatur yang sedang mengurus pelayanan dikantor Kalurahan.

Mulai Kamis pahing 10-6-2021 Kalurahan Condongcatur menampilkan karawitan Ngesti Laras dengan gending-gending jawa klasik dan penggunaan pakaian Jawa jangkep termasuk blangkon dan keris untuk pamong pria guna lebih mendukung keistimewaan Yogyakarta.

Lurah Condongcatur menjelaskan pada Surya Pos online, sesuai dengan Peraturan Gubernur DI Yogyakarta No.75 Tahun 2016 tentang penggunaan pakaian dinas tradisional jawa Yogyakarta (jawa jangkep) yang dikenakan setiap hari Kamis Pahing dan untuk lebih mendukung nuansa budaya jawa yang lebih kental, Kalurahan Condongcatur melibatkan paguyuban karawitan Ngesti Laras disetiap hari Kamis Pahing.

“Pemilihan hari Kamis pahing disesuaikan dengan hari perpindahan keraton dari Pesanggarahan Ambar Ketawang kelokasi Keraton yang sekarang, Kamis Pahing adalah hari berdirinya Keraton Yogyakarta”, ditambahkan Reno Candra Sang Aji, S IP.

Lurah Condongcatur berharap, dengan masyarakat dilayani para pamong yang berpakaian beskap dan diiringi gending-gending jawa klasik maka akan lebih mengenalkan dan melestarikan budaya Jawa sehingga mampu bertahan di tengah era saat ini.

Karawitan Ngesti Laras diminta tampil oleh pemerintah kalurahan Condongcatur secara rutin setiap Kamis pahing pukul 10.00 – 12.00 WIB seperti disampaikan oleh Teguh Subroto,BA yang ditemui Surya Pos online. 

banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.