GPPE 2024

Nglurah Coffee Day Bersama Luluk Hamidah DPR RI dan Rober Cristanto Wabup Karanganyar

PASARKAYU
SaeXpo 2023 Jogja

Karanganyar SURYAPOS – Nglurah Tawangmangu , sebuah desa di bawah lereng gunung Lawu yang pada jaman Mangkunegara IV bertahta mengalami masa kejayaan dengan hasil pertanian kopi, para petani kopi nglurah saat ini semangat untuk mengembalikan masa kejayaan kopinya,dengan berinovasi dengan membuat produk unggulan yang di brand kopi wangsul yang artinya kembali,jumat(01/10)

Penggerak kopi wangsul Karanganyar Aji Sudarsono katakan bahwa kopi yang berasal muasal dari Afrika di bawa ke Jatinegara yang sekarang lebih di kenal dengan nama daerah bon kopi.

AYO PASANG IKLAN

“Menurut sejarah di masa Pemerintahan Mangkunegara IV pertanian kopi di lereng Gunung lawu ini sangat terkenal dan mengalami kejayaan, untuk itu kita ingin mengembalikan kejayaan masa lalu untuk masyarakat petani kopi di Nglurah Tawangmangu,” ungkap Aji

Sementara itu Luluk panggilan akrab dari anggota dewan komisi 4 fraksi PKB berharap untuk petani Karanganyar harus terbangun untuk berinovasi meningkatkan industri kopi agar biasa menopang perekonomian masyarakat Karanganyar.Kopi yang khas dengan cita rasa unik dan khas, kopi Karanganyar di yakini akan bisa berkontribusi meningkatkan nilai untuk ekspor maupun lokal dari hasil pertanian.

” Kopi merupakan salah satu komoditas pertanian yang menjanjikan , jadi para petani kopi harus berusaha keras untuk dapat menghasilkan kopi yang berkualitas ekspor sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat Tawangmangu khususnya dan Karanganyar pada umumnya “.harap Luluk

Lebih lajut Luluk Kopi Arabika sangat di gemari masyarakat Amerika Serikat Potensi ekspor dari kopi Karanganyar sangat besar untuk Negara Amerika karena jenis kopi Karanganyar sangat cocok di lidah warga Amerika.

“Sehingga harapkan kita semua, untuk petani kopi di Karanganyar bisa bersinergi dengan pemerintah untuk dapat berkolaborasi menciptakan hasil kopi unggulan sehingga bisa bersaing dengan 19 negara di dunia penghasil kopi,”ungkap Luluk

Sementara itu Sartono Ketua kelompok tani Ngudi rejeki dari Karanganyar meminta kepada pemerintah untuk program pendampingan untuk pentani kopi di Karanganyar agar bisa meningkatkan kualitas kopi.

“Kami berharap dengan Pemerintah dengan mengutamakan pada pengadaan bibit kopi yang berkualitas, sehingga petani kopi di Karanganyar bisa menanam dan menghasilkan kopi yang berkualitas sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani kopi di Karanganyar,”jelas Sartono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IFMAC & WOODMAC 2024