JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
BeritaLingkunganPendidikan

Mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Bakam Bercerita 2026 Tebar 1.200 Bibit Mangrove di Sungai Air Layang

×

Mahasiswa KKN-PPM UGM Unit Bakam Bercerita 2026 Tebar 1.200 Bibit Mangrove di Sungai Air Layang

Share this article
IFMAC 2026

Bakam, Bangka, SURYAPOS (25/07/2026) – Mahasiswa KKN-PPM UGM unit Bakam Bercerita 2026 melaksanakan kegiatan penanaman 1.200 bibit mangrove di sepanjang Sungai Air Layang, yang terletak di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, pada hari Minggu, 25 Juli 2026. Aktivitas ini melibatkan warga setempat seperti tetua adat dan pemuda, serta berkolaborasi dengan akademisi Universitas Bangka Belitung (UBB), sebagai bagian dari usaha untuk melestarikan ekosistem sungai dan mendukung pengembangan potensi ekowisata di desa tersebut.

Acara dimulai dengan penjelasan singkat mengenai pentingnya mangrove bagi ekosistem sungai, sebelum para peserta bersinergi menanam bibit di lokasi-lokasi yang telah ditentukan di sekeliling bantaran Sungai Air Layang. Kehadiran para tetua adat dalam kegiatan ini juga melambangkan dukungan serta restu dari masyarakat terhadap upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan bersama mahasiswa.

IFMAC 2026

Kegiatan KKN-PPM UGM Bakam Bercerita 2026 adalah program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada di Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, yang berlangsung dari 20 Juni hingga 8 Agustus 2026.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kodim dan Pemkab Gunungkidul Bersihkan Pantai Sundak

Lokasi dan Waktu Pelaksanaan

  • Lokasi: Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  • Periode: KKN-PPM UGM Periode II (20 Juni – 8 Agustus 2026).

Syifa Raya Saraswati, seorang mahasiswi dari KKN-PPM UGM, menyatakan bahwa penanaman mangrove ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk menjaga keberlanjutan lingkungan di Desa Bukit Layang.

“Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan langkah kecil yang penting untuk keberlanjutan lingkunga,” terang Syifa. Kerja sama dengan akademisi Universitas Bangka Belitung juga memberikan landasan ilmiah bagi kegiatan ini, serta membuka peluang untuk kolaborasi antara kampus dalam pelestarian ekosistem pesisir dan sungai di wilayah Bangka Belitung.

Keterlibatan pemuda setempat diharapkan bisa meningkatkan kesadaran generasi muda desa mengenai pentingnya menjaga lingkungan tempat mereka tinggal. Mangrove diketahui memiliki peran signifikan sebagai pelindung alami dari erosi di tepi sungai, sekaligus menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis biota perairan.

Keberadaan mangrove juga mendukung pengembangan ekowisata di Sungai Air Layang yang telah diinisiasi oleh masyarakat sekitar melalui aktivitas menyusuri sungai dan kegiatan alam lainnya. Tim KKN-PPM UGM Bakam Bercerita 2026 berharap penanaman ini tidak hanya sekadar dilakukan sekali, tetapi juga akan dilanjutkan dengan pemantauan secara berkala bersama tetua adat, pemuda desa, dan akademisi Universitas Bangka Belitung. Tujuannya, agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem serta masyarakat Desa Bukit Layang.

SON

IFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE