JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
Hukum & politik

Gus Hilmy Dorong Peningkatan Advokasi Hukum dan Digitalisasi Gerakan Meningkatkan Kualitas PMII DIY

×

Gus Hilmy Dorong Peningkatan Advokasi Hukum dan Digitalisasi Gerakan Meningkatkan Kualitas PMII DIY

Share this article
IFMAC 2026

Yogyakarta, SURYAPOS (02/08/2026) – Anggota DPD RI dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr. H. Hilmy Muhammad, M. A. , hadir sekaligus meresmikan peluncuran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan situs web Pengurus Cabang PMII DIY dengan tema “Mengakar dalam Nilai, Menguatkan Advokasi Hukum dan Digitalisasi Gerakan”. Kegiatan ini dilangsungkan di Aula Kantor DPD RI Perwakilan D. I. Yogyakarta, pada hari Minggu (2/8).

Dalam acara peresmian LBH dan platform digital ini, Gus Hilmy, sapaan akrabnya, menilai ini sebagai momen penting untuk transformasi dalam gerakan mahasiswa. Ia berpendapat bahwa perjuangan aktivisme tidak cukup hanya melalui aksi demonstrasi di jalanan, tetapi harus diperkuat dengan pendampingan hukum yang terencana serta pemikiran yang terartikulasikan dalam ruang digital.

IFMAC 2026

“Suara-suara yang terdengar di jalan sangatlah penting, namun usaha kita dalam mengawasinya di ruang-ruang advokasi resmi yang ber-AC seperti ini juga sangatlah vital. Peluncuran LBH dan situs web ini menunjukkan bahwa gerakan PMII DIY telah benar-benar meningkatkan kelasnya,” jelas Senator asal DIY tersebut.

Gus Hilmy, yang juga merupakan Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengemukakan bahwa dorongan untuk memperkuat advokasi hukum ini berakar dari kondisi penegakan hukum di Indonesia yang masih menghadapi banyak tantangan. Mulai dari kurangnya kesadaran hukum di masyarakat, ketidakadilan dalam akses keadilan, hingga dinamika penegakan hukum yang terhambat oleh kurangnya sinergi di antara aparat penegak hukum mengenai prinsip penegakan hukum yang utuh.

Hal tersebut menunjukkan bahwa asas kesetaraan di hadapan hukum belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran LBH PC PMII DIY dianggap sangat penting untuk menjadi tempat perlindungan dan jembatan bagi masyarakat yang mencari keadilan.

Selanjutnya, pria yang juga menjabat sebagai Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII DIY ini menekankan bahwa PMII membawa identitas Islam dan Indonesia secara keseluruhan. Dengan landasan tersebut, LBH PMII diharapkan tidak hanya beroperasi dengan pendekatan hukum positif, tetapi juga mengusung perspektif hukum yang beradab.

“PMII merepresentasikan Islam dan Indonesia. Oleh karena itu, pendekatan hukumnya tidak bisa berhenti pada hukum positif saja, tetapi harus mampu mengakomodasi dan merealisasikan nilai-nilai Keislaman yang bersifat ramah, adil, dan humanis dalam perspektif advokasi kita. Hukum positif memberikan kepastian, sementara nilai Islam dan keindonesiaan mempersembahkan keadilan dan adab,” jelas Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta tersebut.

Selain advokasi hukum, legislator dari DIY ini memberikan apresiasi terhadap peluncuran situs web sebagai bentuk nyata akselerasi digitalisasi gerakan secara umum. Ia berpendapat bahwa digitalisasi bukan hanya pelengkap, tetapi strategi penting bagi para kader muda untuk menghadapi tantangan zaman di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap organisasi masyarakat ataupun kemahasiswaan.

Baca Juga: Korban Tipu Gelap Sipoa Group Bersama LBH ADJATIM Beri Apresiasi Penegakan Hukum

“Secara keseluruhan, digitalisasi gerakan ini menjadi alat penting bagi kita untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Terutama, kehadiran situs web ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi teman-teman PMII untuk bersaing di media sosial, menjelaskan berbagai keresahan mahasiswa dalam menjalani peradaban di dunia maya. Ini adalah kesempatan bagi teman-teman untuk menyapa dan menjelaskan kepada generasi muda bagaimana seharusnya mereka mencerna dan bereaksi terhadap isu-isu aktual terkait masyarakat, kebangsaan, dan keagamaan,” seru Gus Hilmy.
Sebelumnya, dalam sambutan pembuka kegiatan, Ketua Cabang PC PMII DIY, Muh Faisal, menegaskan komitmen organisasi untuk bergerak menuju arah tersebut. Ia menyatakan bahwa peluncuran situs web dan LBH merupakan dua pilar utama yang dipersiapkan oleh PC PMII DIY guna memenuhi tuntutan zaman.

“Situs web merupakan ruang gerakan yang perlu dikembangkan, sementara LBH berperan sebagai alat penting dalam mendampingi kaum mustadh’afin agar mendapatkan kejelasan hukum,” jelas Faisal dalam pidatonya di awal acara.

Acara peluncuran ini juga dihadiri oleh Dewan Pakar LBH PC PMII DIY Dr. Agus Suprianto, SH. , SHI. , MSI. , CM; Ketua LBH PW Ansor DIY yang juga merupakan Pimpinan Firma Hukum “TAMYUS and PARTNERS”, Tamyus Rochman, S. H. I. ; serta Ketua Bidang Kerja Sama LBH PB PMII, Abdul Haris Nepe, S. H. Selain itu, Direktur LBH PC PMII DIY, M. Abrori Riki Wahyudi, beserta jajaran pengurus LBH juga hadir dan siap untuk melanjutkan langkah.

Sebagai penutup seluruh rangkaian acara, Gus Hilmy berharap agar LBH dan situs web PC PMII DIY tidak hanya berhenti pada acara seremonial, tetapi juga dapat terus berfungsi secara konsisten dan memberikan dampak positif untuk penegakan hukum dan penguatan gerakan di Yogyakarta.

SON

IFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE