Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Jogja-Wonosari Kilometer 25, tepatnya di tikungan Bakmi Batas Kota, Padukuhan Kerjan, Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 09.55 WIB.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi AB-5258-CGE yang dikendarai dua pelajar. Diduga, kendaraan kehilangan kendali setelah melintasi ceceran solar di badan jalan hingga akhirnya terjatuh.
Baca juga: Lansia Pengemudi Bentor Ditemukan Tak Bernyawa di Depan An-Nur Butik Yogyakarta
Pengendara motor, JNR (17), warga Tembalang, Kota Semarang, mengalami luka lecet di bagian perut sebelah kiri, tangan kiri, serta lutut kiri. Korban dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Wonosari.
Sementara itu, pembonceng, MR (17), warga Mranggen, Kabupaten Demak, mengalami luka lecet di dahi kiri, pipi kiri, serta lutut kiri. Korban juga dalam kondisi sadar dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Baca juga: Dua Kasus Peredaran Pil Sapi Terungkap di Bantul, Polisi Sita 1.086 Butir Pil Berlogo Y
Kasi Humas Polsek Patuk, Aiptu Purwanto, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, sepeda motor melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta dengan kecepatan sedang.
“Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung dengan marka tidak terputus, pengendara diduga kehilangan kendali akibat adanya ceceran solar di badan jalan sehingga sepeda motor terjatuh,” ujar Purwanto, Sabtu.
Baca juga: Diduga Melawan Arah, Pengendara Motor Meninggal usai Tabrakan di Banguntapan
Ia menambahkan, peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh masyarakat kepada pihak kepolisian sekitar pukul 10.06 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, mengamankan tempat kejadian perkara, serta membantu proses evakuasi korban.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Yamaha Aerox mengalami kerusakan berupa lecet pada bagian tebeng atau bodi sebelah kiri. Polisi mengimbau para pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalan menikung maupun ketika kondisi permukaan jalan licin akibat tumpahan cairan seperti solar.


















