JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
BeritaHukum & KriminalSuryapos

Arby Vembria Modeling School (AVMS) Gelar Pertemuan Media, Membahas Persoalan Dunia Model Indonesia

×

Arby Vembria Modeling School (AVMS) Gelar Pertemuan Media, Membahas Persoalan Dunia Model Indonesia

Share this article
0-0x0-0-0#
IFMAC 2026
Manajemen Arby Vembria Modeling School dan Law Form Candramawa

Yogyakarta(01/07/2026). — Arby Vembria, pimpinan dan pendiri AVMS(Arby Vembria Modeling School) mengungkapkan kasus hukum dan kegelisahannya tentang dunia model di Indonesia. Bersama firma hukum Candramawa, ia melakukan konferensi pers berkaitan kasus hukum yang merugikan lembaganya secara moril dan materiil.

Berdasarkan perhitungan internal, kerugian yang dialami diperkirakan mencapai sekitar Rp800 juta dan masih berpotensi bertambah hingga miliaran rupiah. “Kejadian ini sudah berlangsung selama 7,5 tahun, saya mengalami kerugian dan berbagai terror yang dilakukan pihak yang membawa lari uang saya,” jelas Arby saat diwawancara.

IFMAC 2026

Arby menjelaskan bahwa AVMS yang ia dirikan bertujuan untuk memberikan arahan dan pendidikan bagi masyarakat Yogyakarta yang ingin menitipkan karir di dunia model. Arby dikenal mempunyai pengalaman sebagai model dalam dan luar negeri. Ia telah berkiprah sebagai model profesional selama belasan tahun dan juga berkarier internasional dengan agensi seperti Upfront Model di Singapura sejak 2012

Melalui akun Instagram pribadi Arby Vembria (@just. vembria), memberikan informasi tentang kerugian finansial dan non-finansial yang dialami selama perjalanan AVMS Indonesia telah dibagikan. Menanggapi beragam isu yang muncul mengenai kondisi keuangan serta dugaan pelanggaran yang telah terjadi sepanjang kurang lebih 7,5 tahun. Dugaannya, ada kesalahan pengelolaan keuangan yang dilakukan di manajemen internal.

“Saya mengundang teman-teman media untuk menjelaskan kasus yang terpendam sekian lama ini. Selain itu, saya juga ingin bercerita kepada media bahwa saya ingin membentuk ekosistem pendidikan model yang baik, ” tambah Arby. Untuk menyelesaikan kasus yang merugikannya, manajemen AVMS Indonesia sudah melakukan berbagai tahap mediasi. Namun, sampai akhir Mei 2026, tidak ada itikad baik atau tindakan penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan. AVMS Indonesia akhirnya memutuskan untuk mengungkapkan fakta-fakta ini kepada publik dan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab.

“Kami berharap seluruh proses ini dapat berlangsung dengan objektif, transparan, serta sesuai hukum, sehingga dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak serta memberikan rasa keadilan bagi mereka yang selama ini merasa dirugikan,” tambah Arby.

Selain berbicara di permasalahan hukum yang menimpa manajemen AVMS, Arby juga mengemukakan pendapatnya tentang hal yang harus dilakukan oleh dunia model Indonesia.

“Saya ingin membuat museum model Indonesia dan memuat karya para fashion desainer Indonesia seperti Robie Tumewu, Ramli dan semua senior yang membangun industri model ini. Saya memimpikan adanya asosiasi model yang kelak akan ada peraturan pemerintah yang mendukung dan melindungi dunia model ini,” tutup Arby di akhir wawancara.

Arby dan manajemen AVMS menganggap bahwa masih ada berbagai praktik dalam industri modeling dan bakat yang sebaiknya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Menurut AVMS, beberapa praktik tersebut tidak hanya terjadi di satu lembaga, tetapi diduga juga berlangsung di berbagai institusi pendidikan modeling serta bakat di Indonesia.

SON

.

IFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE