Kulonprogo (DIY), SURYAPOS.id – Seorang remaja berusia 15 tahun meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan sebuah truk ringan di Jalan Nanggulan-Dekso, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban merupakan pengendara sepeda motor Yamaha Fiz R bernomor polisi AB-3960-YS, warga Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo. Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Sentolo akibat luka yang dialaminya.
Baca juga: Mobil Pikap Tabrak Tiang Listrik di Pengasih, Polisi: Diduga Rem Mengalami Gangguan
Sementara itu, pengemudi Light Truck Mitsubishi bernomor polisi AB-8605-TA berinisial S (36), warga Kapanewon Girimulyo, KulonPr-ogo, tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan persimpangan tiga, pengemudi mengurangi kecepatan dan berada di atas marka tengah dengan maksud berbelok ke kanan ke arah timur sambil menunggu arus kendaraan dari arah utara.
Baca juga: Tabrakan di Tikungan Jalan Semin-Karangmojo, Satu Pelajar Dirawat Akibat Cedera Kepala Berat
Pada saat bersamaan, dari arah yang sama di belakang truk melaju sepeda motor Yamaha Fiz R. Karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor tidak dapat menghindari tabrakan sehingga kecelakaan pun terjadi.
Akibat benturan tersebut, sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian lampu depan, batok depan, dan tebeng depan yang pecah.
Baca juga: KA Bandara Serempet Mobil Brimob di Perlintasan Sedayu Bantul, Ini Penyebabnya
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa kecelakaan masih dalam penanganan petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Kulonprogo.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan serta mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan persimpangan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata Iptu Sarjoko.


















