POLDA DIY Bekerja sama dengan Dinas Sosial serta PPDI Kab.Sleman Melakukan Vaksinasi Untuk Disabilitas.

HUT TNI KE- 77

SLEMAN. Suryapos.id-Sebanyak 125 penyandang disabilitas mengikuti program vaksinasi di Sleman City Hall, Kamis (5/8). Kegiatan vaksinasi tersebut merupakan program Polda DIY yang bekerjasama dengan Dinas Sosial Sleman dan Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sleman. 

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Sleman, Wisnu Wardoyo menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman dalam hal ini Dinsos Sleman mengikutsertakan Penyandang Disabilitas Di wilayah Sleman sebagai salah satu upaya penanggulangan penyebaran Covid 19 di Sleman. 

Wisnu menuturkan bahwa sebelumnya Dinsos Sleman bersama dengan PPDI Sleman telah melakukan sosialisasi dan pendataan bagi penyandang Disabilitas di wilayah Sleman untuk mengikuti program vaksinasi,penyandang disabilitas yang mengikuti vaksinasi sebanyak 125 orang dan 150 pendampingnya,” jelasnya. 

Sementara itu Ketua PPDI Sleman, Sukamto yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa penyandang Disabilitas di wilayah Sleman telah mengikuti program vaksin di sejumlah tempat. Salah satunya dalam program vaksinasi yang diselenggarakan Polda DIY. 

Sukamto menyebut sebanyak 2.000 penyandang Disabilitas di wilayah Sleman telah mengikuti vaksinasi. Sementara jumlah keseluruhan penyandang Disabilitas di wilayah Sleman kurang lebih berjumlah 7.000 orang. 

“Sampai saat ini sebanyak 2.000 penyandang Disabilitas di sleman telah mengikuti vaksin di sejumlah pelayanan kesehatan. Kami terus melakukan sosialisasi bersama Dinsos sleman agar seluruh penyandang Disabilitas dapat mengikuti vaksinasi, ” Jelasnya. 

Salah satu penyandang disabilitas, Akbar, mengaku tidak mengalami kendala selama proses pendaftaran hingga vaksinasi. Ia pun mengajak kepada rekan sesama  penyandang disabilitas untuk mengikuti vaksinasi agar mendapatkan kekebalan sehingga menjadikan masyarakat sehat dan bebas Covid -19.

B B SIKLAN

banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.