JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
Berita

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Gelar “Merawat Pijar, Menyelaras Bunyi: Pameran Arsip KuaEtnika 1996–2026”

×

Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Gelar “Merawat Pijar, Menyelaras Bunyi: Pameran Arsip KuaEtnika 1996–2026”

Share this article
IFMAC 2026

Yogyakarta(01/05/2026) – Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Bantul, 1 Mei 2026 – Pameran arsip dengan judul “Merawat Pijar, Menyelaras Bunyi: Pameran Arsip KuaEtnika 1996–2026” telah dibuka secara resmi pada hari Jum’at, 1 Mei 2026, di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK). Pameran ini diinisiasi oleh Kelompok 7 (Jejak Ngrumat Karya) dan mengajak masyarakat untuk mengeksplorasi serta mendalami kembali perjalanan artistik KuaEtnika dalam mengolah tradisi selama tiga dekade terakhir. Acara pembukaan dipandu oleh seniman Butet Kartaredjasa, nama lengkap beliau adalah Bambang Ekoloyo Butet Kartaredjasa. Kehidupannya sebagai seorang seniman banyak berkecimpung di seni peran teater dan film, pelukis, pembawa acara, dan penulis Indonesia. Ia merupakan kakak dari Djaduk Ferianto sekaligus putra dari Bagong Kussudiardjo. yang membagikan cerita mendalam mengenai perkembangan KuaEtnika dan mengenang peran almarhum adiknya, Djaduk Ferianto. Butet menekankan pentingnya pengarsipan dalam menjaga keberlanjutan sejarah seni dan memberikan penghargaan tinggi kepada Jejak Ngrumat Karya karena telah menghadirkan kembali perjalanan KuaEtnika ke ruang publik.

Malam pembukaan dimeriahkan dengan penampilan istimewa dari KuaEtnika yang membawakan lagu-lagu seperti “Angin”, “Ulan Andung-Andung”, dan kelompok “Swarnadwipa”, dengan vokal merdu oleh Silir Pujiwati.

IFMAC 2026

GALLERY TOUR KURATORIAL

Salah satu program utama pada acara pembukaan adalah sesi Gallery Tour yang dipandu oleh kurator pameran, Nandhika Fardha. Keteraporan pengunjung sangat terlihat saat mereka mendengarkan penjelasan kuratorial mengenai 53 item arsip dan karya yang dipamerkan. Ruang galeri dibagi menjadi dua sisi untuk membantu pengunjung memahami perkembangan artistik KuaEtnika dengan sistematis, dengan fokus utama sebagai berikut:

– Alat Musik Ikonik: Instrumen musik bersejarah yang menjadi identitas KuaEtnika.

– Dua Alat Musik Interaktif: Instrumen unik yang bisa dimainkan langsung oleh pengunjung.

– Arsip Dokumenter: Catatan tentang proses, foto panggung, dan kliping berita yang merekam perjalanan kreatif dari tahun 1996 sampai 2026.

AKSES GRATIS DAN KOLABORASI SCREENING FILM

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, Jejak pameran “Ngrumat Karya” menawarkan akses GRATIS bagi pengunjung yang datang pada tanggal 3 dan 4 Mei 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya pengarsipan seni musik di Indonesia. Pada malam terakhir (4 Mei 2026), akan diadakan acara tambahan berupa Screening Film yang merupakan karya mahasiswa Film dan Televisi ISI Yogyakarta, sebuah kolaborasi yang merayakan pertemuan antara sejarah musik dan ekspresi visual dari generasi muda.

SON

IFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE