Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Tim gabungan akhirnya menemukan nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut akibat perahu terbalik di kawasan Pantai Baru, Kabupaten Bantul, Kamis (14/5/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 12.30 WIB di Pantai Pandansimo, tepatnya di depan Kampung Nelayan Merah Putih, Padukuhan Ngentak, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan.
Baca juga: Pohon Segawe Roboh di Pringsanggar, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Korban diketahui berinisial RSK (30), warga Prokerten, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul. Korban bekerja sebagai nelayan dan sebelumnya dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya tenggelam pada Rabu (13/5/2026).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak insiden terjadi di Pantai Baru.
Baca juga: Diduga Hilang Kendali, Pemotor Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tunggal di Bantul
“Korban ditemukan sekitar satu hari setelah kejadian laka laut. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Iptu Rita, Kamis.
Proses pencarian dan evakuasi melibatkan Basarnas, relawan SAR provinsi dan kabupaten, personel Polres Bantul, Polsek Srandakan, Sat Polair, serta tim medis dari Puskesmas Srandakan.
Baca juga: Kerangka di Sungai Bedog Bantul Terungkap, Keluarga Kenali dari Gigi Palsu dan Pakaian
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari dokter Puskesmas Srandakan bersama tim Inafis Polres Bantul, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga. Dengan ditemukannya korban, seluruh korban kecelakaan laut perahu nelayan terbalik di Pantai Baru telah ditemukan, dengan rincian dua orang selamat dan satu orang meninggal dunia.


















