Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Kecelakaan maut yang melibatkan dua unit bus dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Yogya-Wates, Padukuhan Jambon, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (15/8) pagi. Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi sekitar pukul 05.58 WIB tersebut.
Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, Polres Gunungkidul Bagikan 1.000 Bendera dan Pita Merah Putih
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua unit Bus Hino dan dua unit sepeda motor Honda di jalan Yogya-Wates, tepatnya di wilayah Sedayu, Bantul. Peristiwa ini mengakibatkan dua pengendara motor meninggal dunia,” ujar Iptu Rita Hidayanto saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8).
Iptu Rita menjelaskan, peristiwa bermula ketika Bus Hino bernomor polisi D-7761-AS yang dikemudikan oleh AR (51) dan Bus Hino bernomor polisi D-7760-AS yang dikemudikan oleh SLH (55) melaju beriringan dari arah barat menuju ke timur dengan kecepatan sedang.
Baca juga: Pembubaran Ibadah GMS di Sewon, Polda DIY Periksa 32 Saksi dan Tetapkan 3 Tersangka
Sesampainya di lokasi kejadian, bus yang dikemudikan AR berusaha mendahului bus yang ada di depannya. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda PCX berplat AB-2007-GN dan Honda Vario berplat AB-6743-G.
“Karena jarak yang sudah terlalu dekat saat mendahului, pengemudi bus tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan. Setelah menabrak, bus sempat banting setir ke kiri dan menghantam bagian belakang Bus Hino yang berada di depannya,” ungkap Rita.
Baca juga: Residivis Curi Motor Mahasiswi di Sewon, Kendaraan Dipakai Beraksi di Wonogiri
Benturan keras tersebut mengakibatkan pengendara sepeda motor Honda PCX, AAW (31), warga Sleman, beserta pemboncengnya seorang wanita, HH (41), warga Sedayu, Bantul, mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.

“Pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda PCX meninggal dunia di tempat kejadian. Keduanya langsung dievakuasi oleh warga dan relawan menggunakan ambulans menuju RSUD Panembahan Senopati Bantul,” kata Rita.
Baca juga: Curanmor di Bangunharjo Bantul Terungkap, Terduga Pelaku Sudah Dipenjara Kasus Serupa
Sementara itu, pengendara sepeda motor Honda Vario, ST (58), warga Sewon, Bantul, mengalami luka lecet serta patah tulang pada bahu sebelah kanan. Pemboncengnya, AIH (44), warga Wates, Kulon Progo, mengalami cidera kepala ringan (CKR) serta luka-luka lecet pada bagian tangan dan kaki.
“Dua korban pengendara Honda Vario langsung dilarikan ke Sedayu General Hospital untuk mendapatkan penanganan medis dan perawatan lebih lanjut,” tambah Iptu Rita.
Baca juga: Lansia 74 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Setelah 2 Hari Tak Terlihat
Di sisi lain, kedua pengemudi bus dipastikan selamat dan tidak mengalami luka fisik. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi juga mengonfirmasi bahwa pengemudi bus memiliki kelengkapan dokumen berkendara seperti SIM B II Umum dan STNK.
Akibat tabrakan beruntun tersebut, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan material. Sepeda motor Honda PCX hancur berantakan, sementara sepeda motor Honda Vario mengalami pecah slebor depan, stang bengkok, dan lampu belakang pecah. Adapun Bus Hino D-7761-AS mengalami pecah bemper depan kanan serta kaca retak, dan Bus Hino D-7760-AS mengalami kerusakan bodi belakang serta lampu belakang pecah.
Baca juga: Motor Tabrak Pembatas Jalan di Tikungan Slumprit, 2 Mahasiswa Alami Cedera Kepala dan Patah Gigi
Petugas dari Polsek Sedayu dan Satlantas Polres Bantul telah menangani lokasi kejadian, melakukan olah TKP, serta mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
“Kasus kecelakaan lalu lintas beruntun ini saat ini dalam penanganan petugas Satlantas Polres Bantul guna proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Rita Hidayanto.


















