YOGYAKARTA, 14 Juli 2026 — Persiapan untuk INACRAFT Festival 2026 telah mendekati tahap akhir. Pameran kerajinan dan produk kreatif terbesar ini dijadwalkan untuk dibuka secara resmi pada 15 Juli 2026 di Yogyakarta, sebagai bentuk dukungan Asosiasi Eksportir Produk Kerajinan dan Furnitur Indonesia (ASEPHI) dalam memperkuat ekosistem industri kerajinan di tanah air.
INACRAFT Festival 2026 diorganisir oleh ASEPHI bekerja sama dengan PT FERACO sebagai penyelenggara, mengusung tema “Hamemayu Hayuning Bawana” yang mencerminkan semangat inovasi, keberlanjutan, dan kolaborasi dalam industri kerajinan di Indonesia.

Konferensi Pers INACRAFT Festival 2026
Sebagai bagian dari rangkaian acara pembukaannya, pada hari Selasa, 14 Juli 2026 diadakan Konferensi Pers untuk INACRAFT Festival 2026 di Pendopo Agung, Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta, antara pukul 16. 00 dan 18. 00 WIB. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari ASEPHI, PT FERACO, mitra strategis, serta 22 media, baik nasional maupun lokal, yang hadir secara langsung untuk meliput acara ini. Dresscode yang dipilih adalah batik atau formal, mencerminkan nilai budaya yang terintegrasi dalam setiap elemen festival.
Dari sisi sponsorship, Bank Mandiri berkomitmen mendukung INACRAFT Festival 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor kreatif di Indonesia, Bank Mandiri memberikan dukungan strategis dalam penyelenggaraan INACRAFT Festival 2026. Keterlibatan Bank Mandiri di acara ini bukan hanya sekadar simbolis, tetapi merupakan bukti nyata dari komitmennya untuk memperkuat ekosistem UMKM yang merupakan pilar utama ekonomi nasional.
Dalam sesi pemaparan pada Konferensi Pers, Iwan Tri Imawan, Regional CEO Bank Mandiri Region 7 Jawa 2, menjelaskan tentang peran aktif Bank Mandiri dalam meningkatkan kapasitas para pelaku usaha keraujinan melalui dua pilar utama yang menjadi fokus programnya. Pilar pertama adalah Produk Transaksi untuk UMKM. Bank Mandiri menawarkan solusi untuk transaksi keuangan yang sederhana, cepat, dan terjangkau bagi para pengrajin dan pelaku UMKM yang terlibat dalam INACRAFT Festival 2026.

Adanya produk pendukung transaksi (digital dan cash) akan menjamin kelancaran arus kas serta transaksi bisnis selama dan setelah acara berlangsung. Dengan produk transaksi ini, para exhibitor dapat menerima pembayaran dari pembeli baik lokal maupun internasional dengan lebih aman dan lancar, tanpa adanya hambatan teknis atau biaya yang memberatkan.
Pilar kedua adalah Pembiayaan untuk Pengembangan Usaha. Melalui program pembiayaan yang ditujukan khusus bagi UMKM, Bank Mandiri berkomitmen memberikan akses permodalan kepada pengrajin dan pelaku industri kreatif agar mereka dapat meningkatkan kapasitas produksi, inovasi produk, dan memperluas pasar baik domestik maupun internasional. Program ini dibuat untuk memastikan bahwa UMKM kerajinan tidak hanya bertahan di tengah persaingan yang ketat, tetapi juga dapat berkembang dan tumbuh secara berkelanjutan.

Dengan suku bunga yang kompetitif dan proses aplikasi yang dipermudah, pembiayaan ini menjadi peluang baru bagi pengrajin yang sebelumnya kesulitan mendapatkan modal dari lembaga keuangan konvensional. Dukungan ini adalah wujud nyata dari visi Bank Mandiri untuk memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia dan mendorong transformasi ekonomi yang berbasis pada kreativitas serta kearifan lokal. Bank Mandiri percaya bahwa industri kerajinan memiliki potensi besar untuk mendorong ekonomi nasional yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga kelestarian warisan budaya yang sangat berharga.Tema dan Konsep Hamemayu Hayuning Bawana.
Tema Hamemayu Hayuning Bawana menjunjung tinggi nilai keberlanjutan dan kerja sama yang menyatukan budaya, kreativitas, teknologi, dan kesempatan bisnis. Para pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan produk kerajinan terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, namun juga akan merasakan pengalaman interaktif melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan sepanjang hari.
Workshop kerajinan yang dipandu oleh para ahli, demonstrasi pembuatan produk tradisional, diskusi inspiratif dari pelaku industri kreatif, pertunjukan mode yang menggabungkan elemen tradisional dan kontemporer, serta sesi business networking yang menghubungkan pengrajin dengan pembeli potensial baik dari dalam maupun luar negeri akan menghidupkan setiap bagian venue.
Peserta dan Pameran dari Berbagai Belahan Nusantara dan Dunia
Festival INACRAFT 2026 akan menampilkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, yang telah melewati proses seleksi ketat sesuai dengan kategori produknya masing-masing. Para peserta terdiri dari pengrajin handal, usaha mikro kecil menengah yang telah menunjukkan kualitas produknya, koperasi, komunitas kreatif muda, asosiasi profesi, serta pelaku industri besar yang tidak ingin melewatkan kesempatan besar ini.
Festival ini juga akan diwarnai oleh partisipasi dari sepuluh negara sahabat, yaitu Malaysia, Thailand, Singapura, Kamboja, India, Oman, Uzbekistan, Jepang, Inggris, dan Australia. Kehadiran negara-negara tersebut didukung oleh organisasi kerajinan internasional terkemuka seperti AHPADA, APCA, dan AGCF yang telah lama menjalin kerja sama strategis dengan ASEPHI dalam mempromosikan kerajinan Indonesia di tingkat global. Produk yang ditampilkan meliputi dekorasi rumah, mode, aksesori, tekstil, perhiasan, furnitur, hadiah dan cendera mata, produk alami, serta berbagai produk kreatif inovatif lainnya yang mencerminkan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia yang bernilai tinggi.

Bank Mandiri Dukung Penuh INACRAFT Festival 2026
Sebagai bagian dari komitmen mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif Indonesia, Bank Mandiri turut hadir dan memberikan dukungan strategis dalam penyelenggaraan INACRAFT Festival 2026. Kehadiran Bank Mandiri dalam acara ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat ekosistem UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
Dukungan ini merupakan realisasi nyata dari visi Bank Mandiri dalam memperkuat ekosistem UMKM Indonesia dan mendorong transformasi ekonomi berbasis kreativitas dan kearifan lokal. Bank Mandiri percaya bahwa industri kerajinan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi nasional yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan melestarikan warisan budaya yang tak ternilai harganya.
Tema dan Konsep Hamemayu Hayuning Bawana

Tema Hamemayu Hayuning Bawana mengangkat nilai-nilai keberlanjutan dan kolaborasi yang menggabungkan unsur budaya, kreativitas, teknologi, dan peluang bisnis. Pengunjung tidak hanya akan melihat produk kerajinan unggulan dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga merasakan pengalaman interaktif melalui beragam aktivitas yang tersedia sepanjang hari. Workshop kerajinan langsung dari para maestro, demo pembuatan produk tradisional, talkshow inspiratif dari pelaku industri kreatif, fashion show yang memadukan tradisi dan modernitas, hingga sesi business networking yang menghubungkan pengrajin dengan buyer potensial dari dalam dan luar negeri akan menghidupkan setiap sudut venue.
Peserta dan Exhibitor dari Berbagai Penjuru Nusantara dan Dunia
INACRAFT Festival 2026 akan menghadirkan ratusan exhibitor dari berbagai provinsi di Indonesia, yang telah melalui proses kurasi ketat sesuai kategori produk masing-masing. Peserta terdiri dari pengrajin andal, UMKM yang telah membuktikan kualitas produknya, koperasi, komunitas kreatif muda, asosiasi profesi, hingga pelaku industri besar yang tak mau melewatkan momentum besar ini.
Festival ini juga diramaikan oleh partisipasi 10 negara sahabat, yakni Malaysia, Thailand, Singapore, Cambodia, India, Oman, Uzbekistan, Jepang, Inggris, dan Australia. Kehadiran negara-negara ini didukung oleh organisasi craft internasional ternama yaitu AHPADA, APCA, dan AGCF yang telah lama menjalin kerja sama strategis dengan ASEPHI dalam mempromosikan kerajinan Indonesia di kancah global. Produk yang dipamerkan mencakup home decor, fashion, accessories, textile, jewelry, furniture, gift and souvenir, natural products, hingga berbagai produk kreatif inovatif lainnya yang merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia yang sangat beragam dan bernilai tinggi.
Tiga Program Unggulan yang Menyapa Pengunjung

INACRAFT Festival 2026 menghadirkan tiga kategori program unggulan yang dirancang untuk memberikan pengalaman menyeluruh bagi setiap pengunjung. Festival Program akan menghadirkan Pameran Kerajinan Nusantara dan Internasional dalam skala yang lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya, Fashion Show yang memadukan keindahan busana tradisional dengan sentuhan desain kontemporer, Festival Kuliner Nusantara yang dikenal dengan nama Pasar Kangen yang akan memanjakan lidah dengan cita rasa autentik dari berbagai daerah, Community Performance yang menampilkan kekayaan seni pertunjukan tradisional, Aktivasi Brand dan Sponsor yang menghadirkan pengalaman imersif, Craft Tour yang mengajak pengunjung berkeliling venue dengan pemandu profesional, Royal Talks yang menghadirkan pembicara inspiratif dari berbagai bidang, serta Podcast Studio yang merekam cerita-cerita menarik di balik setiap produk kerajinan.
Bisnis Program akan menjadi ruang eksklusif bagi para pelaku usaha untuk memperluas jejaring, membangun kolaborasi strategis, dan membuka peluang kerja sama melalui Business Networking dan Craft Connect. Sesi Business Matching dan Buyers Program akan menghubungkan para exhibitor langsung dengan buyer domestik dan internasional yang telah terkurasi, menciptakan peluang transaksi nyata yang menguntungkan kedua belah pihak. Aktivitas pendukung lainnya juga dirancang khusus untuk memfasilitasi transaksi bisnis dan kerja sama jangka panjang. Sementara itu, Edukasi Program akan diisi dengan Talkshow dan Creative Forum yang menghadirkan para pakar industri, Workshop dan Lokakarya Interaktif di mana pengunjung dapat belajar langsung teknik kerajinan dari para maestro, Product Demonstration yang memperlihatkan proses pembuatan produk dari awal hingga akhir, serta Craft Corner yang memberikan pengalaman belajar langsung bagi pengunjung dari segala usia.
Kolaborasi Kuat Antar Pemangku Kepentingan
Keberhasilan INACRAFT Festival tidak lepas dari kolaborasi kuat antara ASEPHI dengan berbagai pemangku kepentingan yang peduli terhadap perkembangan industri kreatif nasional. ASEPHI secara aktif bekerja sama dengan kementerian terkait, pemerintah daerah di berbagai tingkatan, asosiasi profesi, komunitas kreatif yang bersemangat, perguruan tinggi sebagai sumber riset dan inovasi, media massa dan digital, sponsor yang berkomitmen, brand lokal dan internasional, serta mitra industri lainnya untuk menghadirkan penyelenggaraan yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh ekosistem kerajinan Indonesia.
Kolaborasi ini juga diperkuat melalui penerapan digitalisasi dalam berbagai aspek penyelenggaraan mulai dari promosi yang menjangkau audiens lebih luas melalui kanal digital, registrasi pengunjung yang lebih efisien, publikasi konten yang menarik dan informatif, hingga perluasan jejaring bisnis yang tidak terbatas oleh batasan geografis. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses pasar secara signifikan, meningkatkan kualitas produk melalui masukan dari berbagai pihak, serta mendorong inovasi yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha kreatif di Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.
Target Pengunjung dan Informasi Pelaksanaan
PT FERACO memastikan seluruh persiapan venue, pengaturan exhibitor, penyusunan program acara, sistem registrasi pengunjung, koordinasi sistem operasional, hingga komunikasi dengan seluruh vendor telah memasuki tahap akhir dengan detail yang sangat matang. Tidak ada satu pun aspek yang terlewatkan demi kelancaran dan kesuksesan acara yang akan menjadi tonggak bersejarah bagi industri kerajinan Indonesia. Target pengunjung yang diharapkan adalah belasan ribu orang yang terdiri dari buyer profesional, pelaku industri kreatif, komunitas kreatif muda, akademisi dan peneliti, wisatawan domestik dan mancanegara, serta masyarakat umum yang ingin merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia.
Opening Ceremony akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2026 dengan rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga hari penutupan, menghadirkan berbagai aktivitas bisnis yang menguntungkan, edukasi yang inspiratif, hiburan yang memukau, serta promosi produk kerajinan Indonesia. Acara akan diselenggarakan 15-19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC).
SON



















