GPPE 2024

BUMDes Maju Mandiri dan Operator Wisata Gua Pindul Sepakati Penurunan Kontribusi Tiket Masuk dari Pengunjung

PASARKAYU
SaeXpo 2023 Jogja

Gunungkidul, SURYAPOS.id – Tuntutan untuk menurunkan harga pengembalian tiket dari operator pengelola Wisata Gua Pindul kepada BUMDes Maju Mandiri Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo hingga beberapa waktu yang lalu berujung aksi mengembalikan tiket dari operator wisata kepada pihak BUMDes, dari hasil pertemuan yang berlangsung di salah satu rumah makan diwilayah Karangmojo akhirnya diperoleh kesepakatan bersama, Selasa (10/01/2023).

Melalui musyawarah bersama yang dihadiri Pemerintah Kalurahan Bejiharjo, Bamuskal, Polsek, Polres, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bersama dengan perwakilan dari seluruh Operator Wisata Gua Pindul dan pihak BUMDes akhirnya diperoleh kesepakatan untuk menurunkan tarif setoran pengembalian kepada pihak BUMDes Maju Mandiri yang menaungi mereka.

AYO PASANG IKLAN

Dikatakan Sariyanto Direktur BUMDes Maju Mandiri Kalurahan Bejiharjo saat ditemui awak media usai pertemuan, uang pengembalian kepada Bumkal yang semula Rp 5000 dari harga tiket masuk Rp 40.000 kepada setiap pengunjung, dari hasil kesepakatan bersama kini menjadi Rp 3500.

Menurutnya, seluruh Operator Wisata yang berada di Gua Pindul secara umum baru dalam masa pemulihan dampak dari pandemi covid. Sehingga dibutuhkan dana yang perlu diarahkan untuk peningkatan kapasitas pelayanan kepada masing-masing operator wisata.

“Arah kita bukan pada angka penurunannya, mereka tetap memberikan kontribusi kepada BUMDes sebesar Rp 5000 tetapi dari sejumlah itu akan kita kembalikan Rp 1500 dengan tekhnis di masukkan ke buku tabungan setiap kelompok yang bisa diambil setiap 3 bulan sekali,” terangnya.

Lebih lanjut Sariyanto menjelaskan, bahwa bentuk pengembalian disesuaikan dengan prestasi masing-masing operator. Pengembaliannya pun diharapkan agar digunakan untuk peningkatan kapasitas pelayanan wisata kepada masing-masing operator wisata.

“Dari hasil kesepakatan semua operator harus menerapkan standart pelayanan terhadap wisatawan, dan operator wajib menaati harga penjualan tiket minimal Rp 20.000,” imbuhnya.

Sementara itu Ari Prabowo perwakilan dari Operator kepada awak media juga mengatakan, secara umum hasil dari kesepakatan yang dihasilkan sudah sesuai dengan apa yang diharapkan dari seluruh operator wisata yang ada di Gua Pindul.

Ia mengatakan, dari sejumlah Rp 1500 yang dikembalikan dari pengelola BUMDes sepenuhnya akan digunakan untuk meningkatkan dan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di masing-masing pengelola untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.

“Apa yang menjadi tuntutan dari seluruh operator sudah menuai kesepakatan, selanjutnya tugas kita bersama adalah bagaimana mengolah strategi marketing agar minat bagi para wisatawan yang berkunjung ke Gua Pindul lebih meningkat dari sebelumnya,” ucap Ari Prabowo.

Terpisah Sigit Wibowo Nugroho selaku Lurah Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo usai pertemuan juga mengatakan, pihaknya mengapresiasi terhadap hasil keputusan yang disepakati bersama baik dari BUMDes maupun operator wisata sehingga diperoleh keputusan yang tidak memberatkan salah satu pihak.

Menurutnya, dengan aspirasi yang disampaikan oleh para operator wisata, pihak Kalurahan Bejiharjo juga mempertimbangkan dengan kondisi wisata khususnya Gua Pindul pada saat ini belum pada kondisi yang stabil.

Tetapi disisi lain dikatakan Sigit, dari pihak Kalurahan juga membutuhkan pendapatan yang berasal dari wisata yang pergunakan untuk pemerataan pembangunan bagi masyarakat di wilayahnya.

“Intinya dari hasil pertemuan ini diperoleh kesepakatan yang tidak memberatkan salah satu pihak. Semua menerima dengan baik, dan dari angka Rp 3500 yang disepakati kami masih bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat,” pungkas Lurah Bejiharjo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IFMAC & WOODMAC 2024