GPPE 2024

Bupati Kulon Progo, “Anak-anak Adalah Penerus Bangsa Jadi Harus di Perhatikan,”

PASARKAYU
SaeXpo 2023 Jogja

Kulon Progo SURYAPOS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kulon Progo bekerjasama dengan Pemkab Kulon progo menyalurkan santunan untuk anak-anak
yatim piyatu korban covid -19,yang berlangsung di Ruang Sermo, kompleks Pemkab Kulon Progo. Rabu,(08/09)
Santunan diserahkan oleh Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo Didampingi Ketua BAZNAS Kulon Progo Drs H Abdul Madjid kepada  71 anak yatim/piatu korban COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo yang di serahkan secara simbolis kepada 10 anak yatim piyatu.
Jadi untuk data ada 71anak yang akan menerima santunan dari BAZNAS 30 anak Yatim dan 16 anak Piyatu , sementara sisanya merupakan data baru. Sumber dana santunan ini didapat dari BAZNAS Kulon Progo yang nantinya akan disalurkan kepada masing-masing anak.
Terdapat 3 kelompok yang dicermati oleh BAZNAS untuk menerima santunan ini sesuai dengan usia pendidikannya. Besaran santunan per anak yaitu: 1) Pra sekolah/TK/SD : Rp.1.000.000, 2) SMP : Rp.1.500.000, 3) SMA : Rp.2.000.000,
Dalam sambutannya Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo mengatakan bahwa anak-anak ini nantinya yang  akan menjadi generasi penerus bangsa, jadi untuk keluarga yang memiliki anak yatim/piatu untuk dapat memberi semangat dan dukungan,motifasi  kepada mereka untuk dapat meraih masa depan dengan sebaik-baiknya.
“Kita harus sering bercermin bahwa setiap kita dalam menjalani kehidupan ini banyak mengalami cobaan, sesungguhnya itulah yang paling sering kita lihat, jika kita punya motivasi kedepan maka itu justru yang akan menjadi penyemangat, spirit untuk kemudian bisa mendayagunakan kondisi ini untuk bisa lebih baik lagi ke depan” ujar Sutedjo.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kulon Progo Drs H Abdul Madjid berharap santunan ini dapat bermanfaat dan bisa sedikit meringankan beban keluarga mereka. Kedepanya nanti kerjasama dengan dinas terkait juga sangat diharapkan untuk membantu meringankan beban para korban Covid-19 ini.
“Jumlah tersebut mungkin bertambah karena proses verifikasi pendataan yang dilakukan Dinas Sosial Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulon Progo,” jelasnya
Abdul Madjid menambahkan Sampai 8 September 2021, sesuai dengan program BAZNAS terkait penanggulangan COVID-19, sudah ikut membantu masyarakat yang di  mewujudkan lebih dari satu milyar rupiah di luar 10 anak  yang mewakili acara ini,”ungkap Abdul madjid
Hampir dua tahun pandemi ini belum juga usai. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh Indonesia saja tapi seluruh dunia ikut merasakannya. Virus yang tak kasat mata ini tidak mengenal usia, pangkat, ataupun jabatan, yang artinya siapa saja bisa terpapar virus ini.
“Beberapa upaya telah dilakukan oleh Pemerintah  mulai dari penerapan protokol kesehatan hingga pelaksanaan vaksinasi, harapan Pemerintah untuk    semua lapisan masyarakat dapat saling mendukung agar  pandemi segera berakhir,” pungkas Abdul Madjid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IFMAC & WOODMAC 2024