YOGYAKARTA(2/1/2026)- Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta mengadakan acara pelepasan truk bantuan kemanusiaan yang dipenuhi oleh kontribusi masyarakat Yogyakarta, yang akan dikirimkan ke daerah yang terdampak bencana di Sumatra, khususnya di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Acara ini dilaksanakan di Kantor Dompet Dhuafa Yogyakarta pada Jumat sore (2/1/2026).

Pemimpin Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta, Muhammad Zahron, menjelaskan bahwa pengiriman bantuan ke Sumatera ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh pihaknya. “Bantuan kali ini adalah tahap ketiga dari program yang sudah kami jalankan. Pada tahap pertama, kami mengirimkan kendaraan taktis dan tangki air ke Sumatera, tepat di minggu pertama setelah bencana terjadi. Di tahap kedua, kami mengirimkan truk bantuan dari Riau untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang mewakili semua provinsi di Indonesia,” ungkapnya.
Zahron menyampaikan bahwa bantuan ini berasal dari partisipasi masyarakat Yogyakarta dalam acara penggalangan dana bertajuk “Ngamen Untuk Sumatera” yang dilaksanakan di Jogja Library Center pada Rabu malam (17/12/2025). “Ini adalah sumbangan dari warga Yogyakarta, khususnya mereka yang hadir dalam acara yang diprakarsai oleh Mas Daru (Ndar Boy Genk) bersama seniman Yogyakarta yang lain,” tambahnya.

Kepala Departemen Lingkungan Hidup dan Sosial Kraton Yogyakarta, Raden Mas Gusthilantika Marrel Suryokusumo, menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana. Dia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua yang terlibat dalam aksi kemanusiaan ini. “Semoga bantuan dari masyarakat Yogyakarta dapat sampai kepada para penyintas di Sumatra dan Aceh dengan baik. Selain itu, saya berharap untuk adanya pemulihan yang cepat bagi para penyintas di daerah tersebut,” tuturnya.


Di sisi lain, perwakilan musisi Yogyakarta, Helarius Daru Indrajaya (Ndarboy Genk), menyatakan bahwa partisipasi para seniman dalam aksi Ngamen untuk Sumatra adalah bentuk kepedulian kepada sesama. “Ngamen untuk Sumatra adalah perwujudan kepedulian kami terhadap dampak bencana yang mengakibatkan banyak kesulitan di Sumatra dan Aceh. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pemulihan para penyintas bisa segera ditangani,” ujarnya. Kegiatan yang diinisiasi oleh Daru Ndarboy Genk tersebut, mengumpulkan para musisi dan seniman Yogyakarta dengan menggelar pertunjukan musik untuk menggalang dana bagi penyintas bencana di Sumatera pada (17/12/2026). Kali ini, sebagai partner penyaluran bantuan yang terkumpul, Ndarboy Genk menggandeng Dompet Dhuafa.

Event bertajuk Ngamen Untuk Sumatera telah berhasil menyatukan warga Yogyakarta dan berhasil mengumpulkan sejumlah dana demi membantu bencana banjir Sumatera.
Selain Ndarboy Genk sendiri, ia juga mengajak Damara De, DJ Paws, Banditoz Yaow 86, Gantaz, Tedjo Badut, Sri Khrisna, dan Sadewok. Bahkan di salah satu penampilan, Cucu Sri Sultan Hamengkubuwono X, Marrel Suryokusumo ikut ngerap di panggung tersebut. Rekaman acara tersebut bisa dilihat di link ini.
SON


















