Yogyakarta(25/05/2026). Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026M civitas SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) secara simbolis melakukan pentasyarufan 44 ekor kambing M kepada 43 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang multimedia SMA Muhi dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai AUM penerima bantuan kurban. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bentuk penguatan ukhuwah antar lembaga pendidikan dan masyarakat Muhammadiyah di DIY.

Penyerahan hewan kurban dilakukan secara simbolis oleh pihak sekolah kepada para perwakilan lembaga penerima sebagai tanda dimulainya distribusi hewan kurban tahun ini. Selain menyalurkan 44 ekor kambing kepada AUM, SMA Muhi juga berencana menyembelih enam ekor sapi saat pelaksanaan Idul Adha mendatang. Daging kurban tersebut nantinya akan dibagikan kepada warga sekolah, masyarakat sekitar sekolah, serta pihak-pihak yang membutuhkan. Seluruh hewan kurban yang disalurkan berasal dari sumbangan sukarela orang tua wali murid serta dukungan anggaran sekolah.
Partisipasi dari orang tua siswa menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi yang terus dijaga oleh SMA Muhi setiap tahunnya. Program kurban ini juga menjadi media pendidikan karakter bagi siswa agar memahami pentingnya pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Drs. H. Herynugroho, M.Pd. menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan pentasyarufan hewan kurban tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program kurban sekolah, mulai dari orang tua wali murid, guru, karyawan, hingga para donatur yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurban melalui SMA Muhi. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar penyaluran hewan kurban, tetapi juga bagian dari upaya mempererat hubungan persaudaraan antar lembaga pendidikan dan masyarakat. Ia berharap bantuan hewan kurban yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima serta mendukung syiar Islam di lingkungan masing-masing.
Herynugroho juga menegaskan bahwa Hari Raya Idul Adha mengajarkan makna pengorbanan dan keikhlasan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Dari peristiwa tersebut, umat Islam diajak untuk menempatkan ketaatan kepada Allah SWT di atas segala kepentingan duniawi. Ia menyebut bahwa ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, melainkan juga menanamkan nilai kepedulian, berbagi, dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Karena itu, SMA Muhi memandang kegiatan pentasyarufan kurban sebagai bagian dari dakwah sosial yang bertujuan membangun semangat kebersamaan dan solidaritas antarlembaga Muhammadiyah maupun masyarakat luas. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap nilai-nilai Islam dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari siswa dan seluruh warga sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memohon doa dari seluruh tamu undangan agar SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan amanah pendidikan. Kepala sekolah berharap SMA Muhi terus menjadi lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi muda yang saleh, berprestasi, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Selain itu, sekolah juga berharap dapat terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang unggul dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Doa dan dukungan dari masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam menjaga konsistensi sekolah untuk terus memberikan manfaat bagi umat dan lingkungan sekitar.
Kegiatan pentasyarufan hewan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut menjadi bukti nyata komitmen SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dalam mengembangkan budaya berbagi dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, sekolah tidak hanya menjalankan ibadah kurban, tetapi juga memperkuat hubungan baik dengan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah di DIY. Para penerima bantuan menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian SMA Muhi terhadap lembaga-lembaga pendidikan serta masyarakat. Dengan semangat Idul Adha, SMA Muhi berharap tradisi berbagi dan kepedulian sosial dapat terus terjaga serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk selalu menebarkan manfaat kepada sesama.
Sumber rilis : Yusron Ardi Darmawan M.Pd


















