Pengprov Pertina Papua Anggap Hasil Final Tinju Kelas Berat PON XX Papua Tidak Sah.

PASARKAYU
SaeXpo 2023 Jogja

Jayapura SURYAPOS – Pengprov Pertina Papua menggelar konferensi pers terkait dengan hasil pertandingan final cabang olahraga tinju kelas berat 81-91 Kg di gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, pada Rabu (13/10) antara petinju tuan rumah Kevin A Amanupunjo Vs Willis Boy Riripoy dari Provinsi Jawa Tengah, yang berlangsung ricuh.

Menurut Ketua Pengprov Pertina Papua, Ricky Ham Pagawak yang didampingi oleh, Ketua Harian Pengprov Pertina Papua Rahmad Marimbun dan Sekretaris Pengprov Pertina Papua Septinus Jarisetouw, saat konferensi pers di GOR Cenderawasih Jayapura pada Kamis (14/10) menuturkan jika, kericuhan berawal saat ronde ke 3, sebuah pukulan hook kanan Kevin A Amanupunjo menghajar Willis Boy Riripoy, sehingga menyebabkan pelipis mata kanan Willis robek.

AYO PASANG IKLAN

Wasit Royke Waney dari Sulawesi Utara yang memimpin pertandingan, memberhentikan sementara jalannya pertandingan dan meminta dokter ring untuk melakukan pemeriksaan terhadap luka sobek yang dialami oleh Willis, lantas dokter ring memberikan kode agar pertandingan dihentikan, atau Kevin menang Referee Stops Contest (RSC), namun beberapa saat kemudian wasit malah mengangkat tangan Willis sebagai pemenang”, ujar RHP panggilan akrab Ricky Ham Pagawak.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Ricky, hal ini yang menyebabkan kubu dari Provinsi Papua tidak menerima, bahkan dirinya telah melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PB Pertina, Komarudin Simanjuntak, dan disarankan agar masalah ini diselesaikan antara Pemprov Papua dan Pemprov Jateng.

Hal tersebut kami tindak lanjuti dengan melakukan koordinasi dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe serta ditindak lanjuti dengan memerintahkan Plh Sekda Provinsi Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun untuk melakukan pembahasan dengan perwakilan Pemprov Jateng“, ujar Ricky.

Menindak lanjuti instruksi Gubernur Papua, Pengurus Pengprov Pertina Papua bersama Plh Sekda Provinsi Papua menyambangi penginapan perwakilan Pemprov Jateng, namun diungkapkan oleh Ricky bila saat itu Wagub Jateng tidak berkenan menerima Pengurus Pengprov Pertina Papua dan Plh Sekda Provinsi Papua.

Menanggapi hal tersebut, pihak Pengprov Pertina Papua akan membawa permasalahan ini ke Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI) apabila masalah ini tidak segera diselesaikan”, ujar Rahmad Marimbun, Ketua Harian Pengprov Pertina Papua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JIFFINA 2024 JOGJA