Gerakan Indonesia Raya bergema mendapat apresisasi banyak kalangan

banner before

Yogyakarta SURYAPOS Gubernur DIY Sri Sultan HB X secara resmi mencanangkan Gerakan Indonesia Raya Bergema tepat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (20/5) dari Gedong Pracimosono komplek Kepatihan Yogyakarta dan disiarkan secara live streaming dari tujuh lokasi yang berbeda. Gedong Pracimosono, Kraton Yogyakarta, Puro Pakualaman, Pasar Beringharjo, Ruang Wisanggeni Kepatihan, kampus Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan SMA N 1 Pakem Sleman melalui kanal media Humas Jogja. 

 

Setiap lokasi dilangsungkan dialog dengan nara sumber untuk menyampaikan pendapatnya. Dari Kraton dihadirkan KPH Notonegoro, Pakualaman tampak BPH Kusuma Bimantara sekalian garwa, di ruang Wisanggeni dari beberapa organisasi wanita antara lain Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, Dharma Pertiwi, Bayangkari dan Badan Kerjasama Organisasi Wanita, dipimpin GKR Ayu Adipati Pakualam. Dari pasar Beringharjo tampak perwakilan dari Kapoltabes, Dandim Yogyakarta, Desperindag kota Yogyakarta dan ketua pedagang Malioboro. Perwakilan lembaga pendidikan dari UAJY oleh Rektor Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng.,Ph.D. dan dari wakil pelajar SMA N 1 Pakem oleh Muh. Anas selaku ketua OSIS. 

Para nara sumber sepenuhnya mendukung dan mengapresiasi gerakan Indonesia Raya Bergema yang di gawangi oleh Kraton Yogyakarta, Puro Pakualaman, Pemda DIY dan ForYou Indonesia ini. 

Seperti diketahui sebelumnya dukungan dan pujian datang dari berbagai kalangan termasuk dari artis artis nasional diantaranya Slank, Katon Bagaskara, Inul Daratista, Indra Bekti, Komeng, Jarwo Kwat, Cak Lontong, dan lain lain. 

Dukungan lain datang dari Menkopolhukam Mahfud MD. Beliau mengatakan sangat mendukung gerakan Indonesia Raya Bergema yang di canangkan Sri Sultan HB X tersebut. “Semoga semangat bangunlah jiwanya bangunlah badannya kembali merasuki jiwa seluruh bangsa Indonesia seperti pada masa perjuangan. Dari Jogja untuk Indonesia”, pungkasnya. 

Dukungan dan pujian juga mengalir dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam tayangannya ia menyatakan mendukung penuh gagasan Gubernur DIY HB X untuk selalu menggemakan lagu Indonesia Raya. Ia juga akan melakukan hal yang sama untuk Jawa Tengah mulai 20 Mei 2021.

Sri Sultan dalam sambutan pencanangannya mengatakan gerakan Indonesia Raya Bergema ini wujud soliditas warga Jogja yang dalam masa perjuangan seperti semangat Serangan Umum 1 Maret, dalam masa transisi seperti halnya Aksi Damai sejuta rakyat 20 Mei 1998 atau bagai kegotong royongan elemen masyarakat saat terjadi Gempa 2006 dan erupsi Merapi 2010.

Gerakan Indonesia Raya Bergema menjadi penting untuk bangkitkan nasionalisme bangsa Indonesia seperti gerakan Boedi Oetomo 113 tahun silam yang mampu membangkitkan nasionalisme berbangsa saat itu. 

Dikatakan, gerakan ini akan terus hidup berkelanjutan jika masyarakat memiliki roh sebagai mesin penggerak. 

Begitu pula Surat Edaran Gubernur yang menganjurkan masyarakat untuk memperdengarkan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari itu akan terus terlaksana jika tumbuh kesadaran dalam jiwa masyarakat. Demikian juga kita tidak cukup hanya dengan meneriakkan slogan Pancasila atau NKRI harga mati saja, sebab kesemuanya akan cuma menjadi wacana jika masyarakat hanya menggantungkan pada pemerintah tanpa prakarsa sendiri. 

Dari pantauan SuryaPos saat acara berlangsung di seputaran pasar Beringharjo semua orang antusias menyanyikan Indonesia Raya baik yang di dalam komplek pasar, di parkiran, tukang becak yang sedang bersandar, semua berdiri bernyanyi dan menyatakan senang sekaligus terharu dengan peristiwa hari ini (20/5) dan berharap hal ini akan terus dilakukan setiap hari. 

banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.