JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
BeritaPeristiwa

Rumah di Gadingsari Bantul Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Anak Bermain Korek Api

×

Rumah di Gadingsari Bantul Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Anak Bermain Korek Api

Share this article
IFMAC 2026

Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Sebuah rumah milik warga di Padukuhan Bongos II, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DIY, dilaporkan terbakar pada Minggu (3/5/2026) malam.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di rumah milik Drs. H. Djauhari (80), yang berdomisili di lokasi kejadian.

IFMAC 2026

Baca juga: Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Gelar “Merawat Pijar, Menyelaras Bunyi: Pameran Arsip KuaEtnika 1996–2026”

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh salah satu saksi setelah mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah.

“Peristiwa itu diketahui saat saksi selesai melaksanakan salat Isya dan mendengar anaknya berteriak meminta tolong dari dalam kamar,” ujar Iptu Rita dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Baca juga: Ambil Jalur Lawan, Pick Up Grand Max Tabrak Sigra di Galur

Saat diperiksa, lanjut Iptu Rita, api diketahui sudah membakar kasur di dalam kamar dan mulai merambat ke perabotan lain seperti lemari pakaian serta tumpukan kertas.

Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang datang langsung berupaya memadamkan api sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bantul tiba di lokasi.

Baca juga: Kecelakaan di Pertigaan Wuni Tepus, Pengendara Shogun Meninggal Dunia

Berdasarkan keterangan saksi lainnya, kebakaran diduga dipicu oleh seorang anak yang bermain korek api di dalam kamar hingga membakar kasur.

“Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat anak berkebutuhan khusus yang bermain korek api di dalam kamar hingga memicu api,” jelas Iptu Rita.

Baca juga: Panik Dikejar Warga, Dua Pemuda Jatuh Usai Tabrak Motor di Wukirsari

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

“Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan kondusif,” tutup Iptu Rita.

IFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE