Umum  

Wakil Bupati Bersama Dinas sosial Gunungkidul Berikan Support dan Bantuan kepada 7 korban hipnotis

HUT TNI KE- 77
GUNUNG KIDUL.  Suryapos.id – Wakil Bupati Heri Susanto bersama Dinas Sosial mengunjungi korban hipnotis yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul dalam 2 minggu terakhir, kejahatan dengan modus menghipnotis korban ini terjadi di beberapa daerah di Gunungkidul diantaranya Kapanewon Wonosari ada tiga orang, Karangmojo ada satu orang, Semin satu orang yang terakhir di Playen dua orang.
 
Wakil Bupati bersama Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul memberikan bantuan untuk korban Hipnotis diantaranya Pardiyem, Siwuh , Parjilah dan Jilah.dalam kejahatan modus  hipnotis ini yang menjadi  sasarannya ibu- ibu lansia berumur 70 tahun yang tinggalnya di rumah sendiri.
 
Barang yang diambil oleh para pelaku adalah  perhiasan diantaranya cincin dan perhiasan lainya Modus para pelaku dengan menghipnotis korbanya dengan dalih bahwa pelaku menjanjikan akan memberikan bantuan sosial selama 2 tahun berupa uang 3 juta rupiah dan perhiasan.
 
Seperti yang di alami waraga  Desa Duwet  Pardiyem  mengaku bahwa pada saat pelaku datang “Dateng kesini itu mencari janda yang tinggalnya sendiri karena akan diberi bantuan, setelah itu di minta cincin yang saya pakai katanya untuk dibawa ke kecamatan akan diukur” terangnya .
 
Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas  korban hipnotis. “Hal ini sebagai wujud dari keprihatinan pemerintah, kepada para korban, Wakil Bupati mohon kepada panewu dan lurah untuk lebih aktif mengajak komunikasi kepada mereka itu dan memberikan edukasi untuk senantiasa berhati hati, karena momen sulit ini banyak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tidak kejahatan jadi harus waspada dan harus saling support  menjaga ketertiban dan keamanan lingkungannya masing – masing untuk menekan tindak kejahatan dari oknum yang tidak bertanggung jawab pungkasnya. jumat (06/08) kemarin  .

banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.