JIFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026
Suryapos

Pemkot Yogyakarta Segera Laksanakan Imunisasi HPV Untuk Siswa Usia Sekolah

×

Pemkot Yogyakarta Segera Laksanakan Imunisasi HPV Untuk Siswa Usia Sekolah

Share this article
IFMAC 2026
Endang Sri Rahayu, Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta,

UMBULHARJO – Pemerintah Kota Yogyakarta berencana untuk memperluas program vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV), tidak hanya untuk anak perempuan. Mulai Agustus 2026, Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan juga akan memberikan vaksin HPV kepada anak laki-laki. Vaksin HPV diberikan untuk mencegah kanker serviks pada wanita dan jenis kanker lainnya pada pria. Vaksinasi HPV akan dilakukan bersamaan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang akan datang di bulan Agustus.

Endang Sri Rahayu, Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, menjelaskan bahwa selama ini ada anggapan bahwa vaksin HPV hanya untuk perempuan karena sering diasosiasikan dengan kanker serviks saja. Namun, infeksi HPV juga dapat menyebabkan kanker anus, penis, serta orofaring pada pria. Selain itu, pria juga dapat menjadi pembawa virus tersebut dan menularkannya kepada perempuan.

IFMAC 2026
Infografis : Virus HPV

“HPV dapat mempengaruhi baik pria maupun wanita. Perluasan vaksinasi HPV untuk anak laki-laki ini dimaksudkan untuk melindungi mereka dari penyakit yang disebabkan oleh HPV,” ungkap Endang dalam konferensi pers mengenai vaksinasi HPV untuk laki-laki, Kamis (30/7/2026).

Vaksin HPV di Kota Yogyakarta pada tahun 2026 akan diberikan kepada anak laki-laki yang berusia 11 tahun atau dalam kelas 5 SD. Sementara untuk anak perempuan yang berusia 11 tahun atau kelas 5, juga yang berusia 12 tahun atau kelas 6 SD, serta usia 15 tahun atau kelas 9 SMP yang belum mendapatkan vaksin HPV. Dia menjelaskan, vaksinasi HPV ditujukan untuk anak-anak, terutama yang berusia 11 tahun, karena pada usia tersebut sistem kekebalan tubuh mereka lebih responsif.

Dia menginformasikan bahwa ada target vaksinasi HPV di Kota Yogyakarta yang mencapai 3. 146 anak laki-laki dan perempuan. Vaksinasi HPV akan dilakukan di sekolah-sekolah dan melibatkan puskesmas setempat. Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta telah meminta semua puskesmas untuk menyebarkan informasi dan memberikan edukasi mengenai vaksinasi, khususnya HPV, kepada masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak laki-laki yang sesuai dengan target dan ke sekolah.

“Pelaksanaannya pada bulan Agustus akan mengikuti jadwal yang disepakati antara puskesmas dan sekolah. Vaksin HPV dijamin aman dan efektif. Vaksin ini telah menjalani uji klinis dan telah banyak digunakan di berbagai negara di dunia. Efek samping yang mungkin muncul setelah imunisasi umumnya adalah reaksi ringan seperti demam, rasa sakit, serta kemerahan atau pembengkakan di lokasi suntikan,” jelasnya.

Dia menjelaskan bahwa HPV adalah virus yang menyerang kulit dan selaput lendir. Infeksi HPV sering kali ditandai dengan munculnya kutil di beberapa bagian tubuh, termasuk lengan, kaki, mulut, dan area genital. Infeksi ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit atau melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Penularan HPV biasanya terjadi melalui kontak genital atau dapat juga melalui transmisi vertikal dari ibu kepada anak.

Dia mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan infeksi HPV dengan mengikuti program vaksinasi HPV yang disediakan oleh pemerintah. Hal ini penting mengingat jika melakukan vaksinasi secara mandiri atau di layanan swasta, biayanya bisa mencapai Rp 900 ribu hingga Rp 1 juta. Dalam program imunisasi HPV yang ditanggung oleh pemerintah, masyarakat tidak perlu membayar.

“Kami telah melakukan kerja sama dengan berbagai sektor dalam menjangkau target serta saat pelaksanaan vaksinasi. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan dan kolaborasi kita semua. Kami berharap masyarakat mendukung imunisasi HPV ini karena lebih baik mencegah daripada mengobati,” tambah Endang.

Kota Yogyakarta melakukan vaksinasi HPV untuk anak laki-laki karena termasuk dalam area Provinsi DIY yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan sebagai lokasi percobaan vaksinasi HPV untuk anak laki-laki. Endang menekankan bahwa vaksinasi HPV di Kota Yogyakarta telah dimulai pada tahun 2022 untuk anak perempuan di kelas 5 dan 6 SD. 

SON

IFMAC 2026
JIFMAC 2026
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE