JIFMAC 2026
IHFI
IHFI
BeritaPeristiwa

Kecelakaan Dua Truk di Siyono Wetan Logandeng, Pejalan Kaki 74 Tahun Luka-luka

×

Kecelakaan Dua Truk di Siyono Wetan Logandeng, Pejalan Kaki 74 Tahun Luka-luka

Share this article
IFMAC 2026

Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan Mitsubishi Light Truck dan seorang pejalan kaki terjadi di Jalan Ki Demang Wonopawiro, tepatnya di Padukuhan Siyono Wetan, Logandeng, Playen, Gunungkidul, DIY, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 14.50 WIB. Akibat kejadian tersebut, seorang pejalan kaki berinisial P (74) mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Wonosari.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto, S.H., menjelaskan, kecelakaan bermula ketika Mitsubishi Light Truck bernomor polisi AB-8588-RC melaju dari arah utara atau Piyaman menuju barat atau Siyono.

IFMAC 2026

Baca juga: Diduga Curi Kambing Senilai Rp 1,1 Juta, Pria di Bantul Ditangkap Polisi

Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung ke kanan, kendaraan tersebut mengalami gangguan hingga berhenti di sisi kiri badan jalan. Posisi ban kiri depan berada di luar jalur, sedangkan bagian kendaraan lainnya masih berada di badan jalan.

Pada saat itu, korban P berada di belakang truk dengan maksud memberikan isyarat kepada pengguna jalan lain. Korban diketahui merupakan warga Karangtengah, Wonosari, Gunungkidul.

Baca juga: Lima Penumpang Luka-luka Usai Bus Daihatsu Terguling di Jalan Wonosari-Baron

Pada waktu bersamaan, Mitsubishi Light Truck bernomor polisi AB-8546-TK melaju dari arah utara atau Piyaman menuju Siyono. Karena jarak yang terlalu dekat dan pengemudi diduga tidak mampu menguasai laju kendaraan, truk tersebut menabrak korban yang berada di belakang kendaraan pertama.

Benturan itu juga mengenai Mitsubishi Light Truck AB-8588-RC yang sedang berhenti di badan jalan. Peristiwa tersebut mengakibatkan pejalan kaki mengalami luka-luka.

Baca juga: Hiu Tutul Sepanjang 6 Meter Terdampar di Pantai Parangkusumo, Upaya Evakuasi Belum Berhasil

“Berdasarkan kronologi awal, kendaraan yang berada di depan berhenti karena mengalami gangguan di jalan menikung. Seorang pejalan kaki berada di belakang kendaraan untuk memberikan isyarat kepada pengguna jalan lain, kemudian tertabrak kendaraan yang datang dari arah yang sama,” ujar Ipda Sugiyanto dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis RSUD Wonosari, korban mengalami luka robek pada pelipis kiri serta luka robek terbuka di bagian belakang kepala sebelah kanan. Meski mengalami luka di bagian kepala, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Baca juga: Kecelakaan di Simpang Empat RSUD Wonosari, Pemotor Patah Tulang Kaki

Adapun dua kendaraan yang terlibat masing-masing dikemudikan oleh GC (25), pengemudi Mitsubishi Light Truck AB-8546-TK, dan S (66), pengemudi Mitsubishi Light Truck AB-8588-RC. Keduanya merupakan warga wilayah Karangtengah, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Ipda Sugiyanto mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur menikung, terutama ketika menghadapi kendaraan yang berhenti atau mengalami gangguan di badan jalan. Pengemudi juga diminta menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lalu lintas.

Baca juga: Polda DIY Razia Tempat Hiburan Malam, 1 Orang di Sleman Positif Amphetamine

Pengemudi yang mengalami gangguan kendaraan di jalan diharapkan segera mengupayakan pemindahan kendaraan ke lokasi aman apabila memungkinkan. Pemberian tanda peringatan kepada pengguna jalan lain juga perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Pengguna jalan harus selalu waspada, menjaga jarak aman, serta mengendalikan kecepatan kendaraan. Apabila terjadi gangguan kendaraan, utamakan keselamatan dan hindari berada di posisi yang berisiko tertabrak,” imbau Ipda Sugiyanto.

IFMAC 2026
IHFI
IFMAC 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IKIAE