Umum  

Burung Hantu Bisa Dimanfaatkan Untuk Atasi Hama Tikus Sawah.

HUT TNI KE- 77

Sragen suryapos.id Hama tikus merupakan salah satu bentuk hama yang menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi petani, karena tikus dapat menyerang seluruh fase pertumbuhan tanaman padi bahkan sampai pada fase penyimpanan hasil panen.
   Masifnya hama tikus yang menyerang tanaman padi, membuat beberapa petani berinisiatif untuk memasang jebakan tikus dengan diberikan aliran listrik yang terkadang menimbulkan korban jiwa akibat jebakan yang dipasangnya.
   Penanganan hama tikus yang terjadi di Desa Bedoro Kecamatan Sambungmacan Kabupaten Sragen, mungkin bisa menjadi percontohan bagi para petani di daerah lain, yakni dengan menggunakan cara alami, yaitu dengan pemasangan Rumah Burung Hantu (Rubuha).
   "Maka dari beberapa kejadian tersebut, sekarang kami berinisiatif untuk melakukan penanganan serangan hama tikus ini secara alami, yakni dengan memasang Rubuha", ujar Kepala Desa Bendoro, Pri Hartono pada awak media, Sabtu (28/8).
   Dengan pemasangan Rubuha ini diharapkan dapat melestarikan musuh alami dari hama tikus yakni Burung Hantu khususnya spesies Tyto Alba yang menjadi pemangsa tikus sawah.
   "Pemanfaatan burung hantu sangat diperlukan di daerah endemik yang terdapat serangan hama tikus, sehingga bisa sebagai tempat tinggal, bertelur, membesarkan anak, mengintai tikus dan menghindari para pemburu dan penembak  burung liar", ujar Pri Hartono.
   Menurut Camat Sambungmacan, David Supriyadi menyampaikan pada awak media bahwa, pemasangan Rubuha di Desa Bedoro awalnya adalah melihat keberhasilan dari pemasangan di Desa Toyogo pada awal tahun kemarin yang menunjukkan hasil yang signifikan.
  "Hingga saat ini para petani di Desa Toyogo sudah tidak memasang jebakan tikus dengan aliran listrik, untuk menghindari timbulnya korban jiwa akibat kesetrum listrik jebakan tikus", pungkas David. BON.
Umum.
banner 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published.