
Lully Tutus kembali mengadakan pameran lukisan tunggal yang kedua. Dalam acara ini, terdapat 10 karya lukisan yang dipamerkan di Hotel Gramm Yogyakarta. Tema dan gaya pameran ini sangat khas dengan isu yang diangkat berkaitan dengan lingkungan di sekitarnya. Sebagai pelukis, Lully berfokus pada fantasi-fantasi luar biasa yang ia miliki, penuh dengan narasi, warna, dan karakter.
Melalui pameran tunggal yang kedua ini, Lully Tutus memiliki satu harapan penting. Ia ingin para pengunjung mengingat kembali satu hal yang sering terlupakan saat kita dewasa: kebebasan untuk bermimpi. Fantasi memberikan peluang bagi pikiran untuk berkreasi, mengekspresikan perasaan, membuka perspektif masa depan, mengatasi beban hidup, serta berbagi harapan untuk berkembang.
Dari pandangan penulis Heti Palestina, dengan berfantasi, kita bisa lebih sensitif terhadap cerita-cerita besar yang tidak terjadi di dunia nyata. Keajaiban dan misteri yang ada dalam dunia fantasi sangat leluasa untuk dipantulkan kembali dalam cara kita memandang dunia sambil menjelajahnya dengan sudut pandang baru.
Fantasi juga mengajarkan bahwa kesendirian tidak selalu identik dengan kesepian. Dalam ketenangan yang dihadirkan oleh fantasi, Lully menemukan hubungan yang mendalam dengan jiwa, Sang Pencipta, serta makna kehidupan. Sepuluh lukisan akan dipamerkan pada saat pembukaan yang akan mulai digelar pada Kamis, 2 April 2026, pukul 15. 00 WIB. Beberapa tokoh yang mendukung acara ini antara lain :

Kurator: Dr. Mikke Susanto, M. A.
Penulis: Heti Palestina Yunani.
Performance Dance Theater Energy oleh Jujuk Prabawa.
Tempat: Gramm Hotel by Ambarrukmo – Jl. Laksda Adisucipto No. 82, Ambarukmo, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman.
Partner: Dicti Art Lab dan Gramm Hotel Yogyakarta
Acara ini akan dibuka oleh Prof. Dr. M. Baiquni, M. A. (Ketua Dewan Guru Besar UGM periode 2021-2026)
Pameran akan berlangsung dari 2 April hingga 17 Mei 2026, GRATIS dan terbuka untuk UMUM
SON


















