BeritaPendidikan

Muhammadiyah Jawa Tengah Gelar Konferensi Internasional, Dorong Integrasi AI dalam Pembelajaran Modern

Wonosobo (Jateng), SURYAPOS.id – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah menyelenggarakan International Conference and Agreement Signing yang diikuti perwakilan sekolah Muhammadiyah unggulan se-Jawa Tengah.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan pendidikan yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Sejumlah sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain MI Muhammadiyah Kertek, SD Muhammadiyah Sudagaran, SD Muhammadiyah Bilingual Fullday (MBF) Al Adzkiya, SMP Muhammadiyah 1 Wonosobo, SMA Muhammadiyah 1 Wonosobo, dan SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo.

Baca juga: Berawal dari Unggahan di Instagram, Polisi Ungkap Penipuan Jual Beli Sapi di Bantul

Konferensi mengusung tema “Developing a Growth Mindset to Embrace AI into Modern Classrooms”, yang menyoroti pentingnya membangun pola pikir berkembang (growth mindset) dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan dari narasumber dan praktisi pendidikan, baik dari dalam maupun luar negeri, terkait pemanfaatan AI dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah.

Materi yang disampaikan mencakup strategi integrasi AI secara efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa, kemampuan berpikir kritis, serta kualitas pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan.

Baca juga: Selain Kodam Mataram, Gunungkidul Juga Disiapkan Memiliki Batalion Teritorial Pembangunan

Selain sesi konferensi, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (agreement signing) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperluas kerja sama pendidikan.

Kerja sama tersebut meliputi pertukaran pengetahuan, peningkatan kompetensi guru, hingga pengembangan program pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21.

Melalui kolaborasi ini, lembaga pendidikan Muhammadiyah diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperluas jejaring internasional.

Baca juga: Polsek Sedayu Tangkap Dua Residivis Pelaku Curanmor di Bantul, Berbekal Rekaman CCTV

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang diikuti pimpinan, narasumber, dan perwakilan sekolah Muhammadiyah unggulan se-Jawa Tengah.

Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan serta komitmen bersama untuk terus berinovasi dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara lembaga pendidikan Muhammadiyah dan mitra internasional dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, berkemajuan, serta siap menghadapi tantangan global di masa mendatang.

Exit mobile version