Berita

Komunitas OBAR-ABIR Bergerak Senyap Mrantasi Penyakit Sosial Masyarakat Yogyakarta

YOGYAKARTA(26/06/2026). Sebuah pesan singkat masuk ke perangkat handphone Romo Acun Hadiwidjojo, salah seorang tokoh dan abdi dalem Keraton Yogyakarta. “Ndoro, maaf. Saya mau melaporkan ada sebuah hotel di daerah Brigjen Katamso yang tingkah laku tamunya sangat meresahkan. Mereka terang-terangan berlaku mesra (mesum) dan meresahkan masyarakat. Saya kesulitan menghubungi pihak kepolisian. Beberapa laporan saya ke pihak berwajib belum ada tanggapan dari mereka. Tingkah laku pengunjung hotel sangat vulgar. Minta bantuannya untuk menghentikannya,” tulis seseorang yang sering berkomunikasi ke pimpinan Obar Abir ini.

Romo Acun tanpa menunggu lama langsung turun ke lokasi bersama jajaran kepolisian.

“Malam saat peristiwa, saya berkoordinasi dengan pihal Polsek Gondomanan Mas Basungko dan Kapolsek Mergangsan AKP Anar Fuady langsung mendatangi ke tempat kejadian perkara. Kami juga berkoordinasi dengan masyarakat pemberi informasi,” jelas Romo Acun

Sementara di saat yang sama, komunitas Obar Abir melakukan pengawasan saat sidak di lokasi hotel.menindaklanjuti laporan tersebut. Di tempat lokasi perkara ditemukan beberapa bukti dan pelaku yang melakukan bisnis prostitusi.

“Ini cara kami bergerak. Obar Abir selalu cepat tanggap dalam merespon laporan masyarakat. Untuk kejadian semalam, respon pihak berwajib sangat cepat. Tujuan kami ingin membantu polisi dan mengamankan Yogyakarta,” jelas Romo Acun saat memberikan keterangan. Sinergi Obar Abir dengan pihak berwajib menjadi bukti hubungan yang harmonis dari masyarakat dan para penjaga keamanan dan ketertiban di Yogyakarta.

SON

Catatan :

Romo Acun (nama lengkap: KRT Poerbokusumo / Raden Mas Acun Hadiwidjojo) adalah salah satu tokoh senior, tokoh masyarakat, dan abdi dalem di lingkungan Keraton Yogyakarta. Beliau juga dikenal sebagai adik sepupu dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Romo Acun berbisnis di dunia seni hiburan. Mengelola kafe Alpha Bravo sejak 1985. [1, 2, 3, 4]

Sebagai tokoh masyarakat yang dihormati, aktivitas beliau sering berkaitan dengan pelestarian budaya, kegiatan kemasyarakatan, dan mediasi sosial di Yogyakarta. [1, 2]

Beberapa sorotan mengenai kiprah dan kehidupan Romo Acun meliputi:

  • Tokoh Pemersatu: Beliau dikenal aktif merangkul berbagai elemen masyarakat di Yogyakarta. Beliau pernah diangkat menjadi orang tua asuh oleh pelajar dan mahasiswa asal Papua di Jogja dalam sebuah deklarasi damai. [1, 2]
  • Peran Keraton: Sebagai bagian dari keluarga kerajaan dan abdi dalem keraton, Romo Acun secara rutin tampil di ruang publik untuk mengimbau masyarakat, seperti saat menyampaikan pesan agar warga menjaga ketentraman dan tidak mudah terprovokasi saat terjadi dinamika atau demonstrasi di wilayah DIY.
  • Pimpinan Komunitas Obar-Abir

Komunitas Obar Abir adalah sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) sekaligus laskar ronda swadaya di Yogyakarta yang fokus membantu aparat keamanan dalam memberantas aksi kejahatan jalanan atau klitih. Berikut adalah rincian profil dan informasi penting mengenai komunitas ini:

Profil dan Pendiri Pendiri: Komunitas ini didirikan oleh KRT Purbokusumo atau yang akrab disapa Romo Acun Hadiwidjojo. Beliau merupakan salah seorang Abdi Dalem Kraton Yogyakarta.

Tahun Berdiri: Dibentuk secara resmi pada tahun 2021 sebagai respons langsung dari keresahan masyarakat terhadap maraknya kekerasan remaja acak (klitih) di jalanan Yogyakarta.

Status Gerakan: Romo Acun menegaskan bahwa patroli dan aktivitas Obar Abir merupakan inisiatif pribadi dan gerakan swadaya masyarakat, bukan representasi resmi dari Kraton Yogyakarta.

Cara Kerja dan Aktivitas Ronda Malam: Memiliki sekitar 30 anggota aktif yang secara bergiliran melakukan patroli malam swadaya di berbagai wilayah dan titik rawan kejahatan.

Sinergi Hukum: Obar Abir berkomitmen untuk tidak main hakim sendiri. Jika anggotanya mengamankan pelaku klitih atau pelaku kriminal di jalanan, mereka akan langsung menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk diproses secara hukum.

Kegiatan Sosial & Audiensi: Selain berpatroli, ormas ini aktif mengadakan kegiatan sosial seperti santunan dhuafa serta melakukan audiensi dengan DPRD DIY untuk menyuarakan aspirasi terkait stabilitas keamanan dan provokasi media sosial di Yogyakarta.

Exit mobile version