Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Sebuah kendaraan dinas mobil Isuzu milik Brimob Sentolo mengalami kecelakaan lantaran terserempet Kereta Api (KA) Bandara di perlintasan sebidang Dusun Tapen RT 15, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, pada Kamis (23/7/2026) pagi. Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan yang melibatkan kendaraan dinas kepolisian dengan kereta api tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB ketika mobil Isuzu Brimob berpelat nomor 17416-XX IV yang dikemudikan oleh Bripka Yudi Saputro (39) bersama penumpangnya, Bripda Tommy Priambada (31), melaju dari arah selatan.
“Benar telah terjadi kejadian kecelakaan lalu lintas berupa mobil Isuzu Brimob yang terserempet kereta api di palang pintu perlintasan Dusun Tapen, Argosari, Sedayu, pada Kamis pagi sekitar pukul 08.15 WIB,” kata Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangannya, Kamis (23/7/2026).
Baca juga: Viral Dugaan Aksi Oknum Debt Collector Rusak Rumah Warga di Bantul, Polisi Pastikan Kasus Diproses
Iptu Rita mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula saat kendaraan dinas yang ditumpangi dua personel Brimob tersebut hendak melintasi perlintasan rel kereta api dari arah selatan. Namun, setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang memperhatikan situasi rel sehingga tidak menyadari adanya KA Bandara yang dikemudikan masinis Asrul tengah melintas dari arah utara.
“Awalnya mobil Isuzu Brimob melintas dari arah selatan menuju palang pintu Dusun Tapen. Begitu sampai di palang pintu perlintasan, pengemudi kurang memperhatikan adanya KA Bandara yang hendak melintas dari arah utara. Karena jarak yang sudah dekat, kereta api menyerempet bagian kap depan mobil tersebut,” jelas Rita.
Baca juga: Minta Uang Rp15 Juta Tak Dipenuhi, Pria di Bantul Nekat Bakar Rumah Orang Tuanya
Meskipun bagian depan kendaraan dinas mengalami kerusakan akibat benturan tersebut, Iptu Rita memastikan bahwa pengemudi maupun penumpang di dalam mobil berada dalam kondisi selamat. Kedua personel kepolisian tersebut dilaporkan tidak mengalami luka sedikit pun.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Baik pengemudi Bripka Yudi maupun penumpangnya Bripda Tommy berada dalam kondisi sehat walafiat tanpa luka,” ungkapnya.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Beruntun di Terminal Dhaksinarga Gunungkidul yang Menewaskan Seorang Pemotor
Lebih lanjut, Iptu Rita membeberkan bahwa perlintasan kereta api di Dusun Tapen tersebut sejatinya belum dilengkapi dengan sistem palang pintu otomatis dan belum memiliki petugas penjaga. Meski bangunan pos perlintasan sudah berdiri di lokasi, fasilitas pengamanan tersebut baru dijadwalkan beroperasi secara resmi pada bulan depan.
“Di lokasi kejadian, palang pintu kereta api tersebut memang belum otomatis dan belum ada penjanganya, namun sudah berdiri pos perlintasan. Fasilitas tersebut rencananya baru mulai beroperasional pada bulan Agustus 2026 mendatang. Oleh karena itu, diduga kecelakaan terjadi karena sistem palang pintu otomatis di perlintasan belum beroperasi sehingga pengamanan perlintasan belum berfungsi secara optimal,” paparnya.
Baca juga: Pengecoran Jalan TMMD Ke-129 di Umbulrejo Dikebut, Dukung Aktivitas Ekonomi Warga
Selain faktor belum beroperasinya palang pintu otomatis, pihak kepolisian menilai kurangnya kewaspadaan pengemudi saat hendak melintasi rel menjadi penyebab utama insiden ini. Kendaraan yang mengalami kerusakan ringan pada kap depan tersebut kini telah dievakuasi dari lokasi kejadian menuju bengkel terdekat guna perbaikan.
“Akibat kejadian tersebut, kendaraan mobil Isuzu Brimob mengalami kerusakan ringan dan saat ini telah dibawa ke bengkel milik Bapak Sulis di kawasan Moyudan, Sleman, untuk penanganan lebih lanjut,” tutur Rita.
Baca juga: Lahan Seluas 2.000 Meter Persegi di Piyungan Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok
Pasca-kejadian, jajaran kepolisian dari Polsek Sedayu bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pendataan saksi-saksi di lapangan, termasuk meminta keterangan dari warga sekitar, Ibu Ati Suryati (74), serta petugas Keamanan Kereta Api Yogyakarta, Rian Ardika Putra (32).
“Setelah menerima informasi, petugas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sedayu AKP Rumpoko bersama Pawas, Kanit, Panit, anggota Polsek Sedayu, serta petugas Keamanan Kereta Api Yogyakarta langsung mendatangi TKP. Petugas telah mencatat saksi-saksi, mendata kronologi kejadian, dan melaporkan perkembangannya kepada pimpinan,” pungkas Iptu Rita.
