BeritaTNIUmum

Jembatan Gantung Garuda Dibangun, Warga Gatak Sambut Baik Akses Baru

Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap IV di Padukuhan Gatak, Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, terus berlangsung sejak dimulai pada 11 April 2026.

Proyek ini menjadi salah satu upaya strategis untuk membuka akses wilayah yang sebelumnya terisolasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026).

Baca juga: Tas Dirampas, Korban Kejar Jambret hingga Tabrak Pagar di Bantul

Jembatan yang dibangun memiliki panjang 42 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi mencapai 8 meter. Sementara itu, tinggi bantalan di sisi seberang mencapai 3 meter. Infrastruktur ini dirancang untuk menunjang mobilitas warga secara aman dan efisien.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari program strategis nasional yang dilaksanakan di berbagai daerah. Program ini bertujuan menghubungkan wilayah terisolasi, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga: Menginap di Rumah Teman, Pria Asal Sleman Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Masjid

Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini merupakan komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur. Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan,” ujar Letkol Inf Alfian.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi faktor penting dalam keberhasilan proyek tersebut.

“Kami mengapresiasi semangat gotong royong warga Kalurahan Gari yang turut berpartisipasi. Hal ini menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat masih sangat kuat,” katanya.

Baca juga: Rumah di Gadingsari Bantul Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Anak Bermain Korek Api

Salah satu warga Padukuhan Gatak, Jumio, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut keberadaan jembatan sangat dinantikan oleh masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu pembangunan jembatan ini. Selama ini akses cukup sulit, terutama saat musim hujan. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas warga akan menjadi lebih mudah,” ungkapnya.

Baca juga: Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Gelar “Merawat Pijar, Menyelaras Bunyi: Pameran Arsip KuaEtnika 1996–2026”

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap IV ini diharapkan segera rampung dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta membuka peluang ekonomi baru di Kabupaten Gunungkidul.

Selain menghadirkan infrastruktur, kolaborasi antara TNI dan masyarakat juga dinilai mampu memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Exit mobile version