Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Seorang perempuan menjadi korban tindak pencurian dengan kekerasan (jambret) di wilayah Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, DIY, Senin (4/5/2026) malam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB di ruas jalan timur SPBU Padukuhan Cengkiran, Kalurahan Triharjo. Pelaku diketahui berjumlah satu orang dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna hitam.
Baca juga: Menginap di Rumah Teman, Pria Asal Sleman Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Masjid
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pelaku merampas tas milik korban saat korban sedang berkendara seorang diri.
“Pelaku menarik tas korban yang disandang di pundak saat melintas di lokasi. Setelah berhasil mengambil tas, pelaku langsung melarikan diri ke arah barat,” ujar Iptu Rita dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Rumah di Gadingsari Bantul Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Anak Bermain Korek Api
Korban berinisial CTA (26), warga Kalurahan Caturharjo, Pandak, saat itu baru saja pulang kerja menggunakan sepeda motor Honda Vario 110 warna hitam merah dengan nomor polisi AB-6989-YB.
Saat kejadian, korban membawa tas yang disandang di pundak. Tiba-tiba, pelaku mendekat dan menarik tas tersebut hingga berhasil dibawa kabur.
Mengetahui tasnya dirampas, korban berusaha mengejar pelaku sambil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Aksi kejar-kejaran itu berlanjut hingga depan sebuah minimarket di Padukuhan Klisat, Kalurahan Triharjo. Seorang saksi, yang berada di lokasi sempat membantu mengejar pelaku.
Namun, upaya korban berakhir nahas. Saat melintas di simpang empat Sapuangin, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, korban kehilangan kendali dan menabrak pagar besi milik warga.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berupa memar pada dagu, nyeri di dada sebelah kanan, lecet pada telapak tangan kiri, serta nyeri pada kedua kaki dan telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit UII Pandak. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
