Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus wujud cinta tanah air, Densus 88 Anti Teror Polri melalui Satgaswil DIY melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa penyaluran air bersih kepada warga masyarakat Kelurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan tersebut menyasar tiga padukuhan yang membutuhkan dukungan ketersediaan air bersih, yaitu Padukuhan Mojosari sebanyak 180 KK, Padukuhan Kedungpoh Kulon sebanyak 65 KK, dan Padukuhan Nglorog sebanyak 35 KK.
Selain penyaluran air bersih, Densus 88 AT Polri juga memberikan dukungan sarana penunjang kebutuhan air masyarakat berupa bantuan untuk pendalaman sumur bor di Padukuhan Mojosari serta bantuan mesin pompa air untuk Padukuhan Nglorog.
Baca juga: Kapolda DIY Pimpin Peletakan Batu Pertama Rumah Dinas Brimob di Gunungkidul
Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang positif antara aparat dengan masyarakat.
Usai kegiatan bakti sosial, Densus 88 AT Polri Satgaswil DIY melaksanakan kegiatan penguatan imunitas masyarakat terhadap paham radikalisme dan ekstremisme kekerasan. Kegiatan tersebut diikuti oleh Panewu Nglipar, Kapolsek, Lurah, para Dukuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh masyarakat lainnya, termasuk rekan-rekan dalam program deradikalisasi dari eks narapidana terorisme dan eks anggota JI.
Dalam kegiatan tersebut di ikuti lebih dari 150 masyarakat dan materi yang disampaikan antara lain mengenai latar belakang dan faktor yang dapat mendorong berkembangnya paham radikalisme dan ekstremisme kekerasan, termasuk potensi pengaruhnya terhadap masyarakat dan anak-anak.
Baca juga: Polisi Amankan 5 Orang Diduga Jual Ciu di Bantul, Ratusan Botol Disita
Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri paparan paham radikalisme dan ekstremisme kekerasan serta langkah-langkah pencegahannya, sehingga diharapkan mampu mengenali potensi pengaruh sejak dini, meningkatkan kepedulian di lingkungan masing-masing, serta mengambil langkah pencegahan secara tepat.
Kasatgaswil densus 88 AT Polri Satgaswil DIY menekankan bahwa pencegahan merupakan tanggung jawab bersama. Peran keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah kapanewon dan kelurahan, serta seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, toleran, dan mampu menjadi benteng terhadap paham kekerasan.
Melalui kegiatan sosial dan edukasi tersebut, Densus 88 AT Polri berharap hubungan antara aparat dan masyarakat semakin erat, sekaligus mendorong tumbuhnya semangat gotong royong, kepedulian sosial, toleransi, dan cinta tanah air sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
