BeritaPeristiwa

Viral Mengaku Jadi Korban Pengeroyokan, Seorang Pria di Bantul Ternyata Kecelakaan Tunggal

Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Seorang pria berinisial AWP (28), warga Manding, Sabdodadi, Kapanewon Bantul, sempat mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pengendara motor di kawasan Jalan Tentara Pelajar atau Ringroad Manding, Bantul, Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Korban awalnya mengaku diserang oleh rombongan pengendara motor yang berjumlah sekitar delapan orang dan menggunakan empat sepeda motor. Dalam laporannya, korban menyebut dirinya ditendang hingga terjatuh dan mengalami luka pada tangan kanan serta sobekan di bagian kelopak mata.

Baca juga: Penjaga TPR Lama Parangtritis Jadi Korban Penganiayaan Bersajam, Paha Kiri Terluka

Peristiwa tersebut disebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat korban hendak pulang dari rumah temannya. Korban mengaku sempat berpapasan dengan rombongan motor dari arah utara sebelum kelompok tersebut berbalik arah dan mendekatinya.

Setelah terjatuh, korban kemudian pergi ke rumah temannya di wilayah Manding untuk meminta bantuan diantar ke RS PKU Muhammadiyah Bantul guna mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya.

Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Pengeroyokan di Pundong, Lima Pelaku Diamankan

Namun, hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian menemukan sejumlah kejanggalan dari keterangan awal korban. Polisi kemudian melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengonfrontasi korban terkait kronologi kejadian tersebut.

Kasi Humas Iptu Rita Hidayanto mengatakan, korban akhirnya mengakui bahwa dirinya tidak mengalami pengeroyokan sebagaimana yang dilaporkan sebelumnya.

Baca juga: L300 Hilang Kendali di Jalur Nanggulan-Mendut, Terjun ke Sawah Sedalam 3 Meter

“Setelah dilakukan klarifikasi dan pemeriksaan saksi-saksi, korban mengakui bahwa kejadian yang dialaminya merupakan kecelakaan tunggal,” kata Iptu Rita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kecelakaan itu terjadi di wilayah timur Pabrik Maesindo atau sekitar rumah warga di Padukuhan Nogosari, Trirenggo, Bantul, sekitar pukul 02.00 WIB. Korban disebut kehilangan kendali hingga menabrak tiang lampu di tepi jalan.

Baca juga: Warga Temukan Pengendara Motor Tergeletak di Nanggulan, Korban Meninggal Dunia

Salah satu saksi, pemilik warung Madura di sekitar lokasi, mengaku melihat seorang pengendara motor Honda Vario hitam mengalami kecelakaan tunggal sekitar 50 meter dari warungnya. Ia sempat menyorotkan senter ke arah korban dan melihat adanya luka di bagian wajah.

Sementara itu, warga setempat menemukan sejumlah barang berserakan di lokasi kejadian saat berjalan pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Barang-barang tersebut berupa pecahan bodi motor, sandal jepit hitam, pelat nomor kendaraan AB-6926-BC, hingga lampu penerangan yang diduga terlepas akibat tertabrak. Polisi memastikan tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Exit mobile version