Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Pemuda yang terekam membawa senjata tajam jenis celurit dalam video viral di media sosial memberikan klarifikasi langsung di Polsek Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Dalam keterangannya, ia menyebut aksi tersebut hanya gurauan dan tidak bermaksud menimbulkan keresahan.
Video tersebut sebelumnya sempat memicu kekhawatiran warga setelah beredar luas di platform Instagram dan dibagikan ulang oleh sejumlah akun.
Baca juga: Nekat Berenang di Arus Deras, Remaja Asal Sleman Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Progo
Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Barsana, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran serta meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat.
“Berdasarkan hasil klarifikasi, peristiwa dalam video tersebut tidak mengandung unsur tindak pidana. Itu hanya gurauan antarteman,” ujar AKP Barsana, Jumat (1/5/2026).
Baca juga: Anda Konsumen Herbal Kemasan Instan? Waspadalah Resiko Berbahaya pada Kandungannya
Ia menjelaskan, video tersebut direkam pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di lokasi kejadian.
Rekaman itu kemudian menjadi viral setelah diunggah ulang oleh salah satu akun media sosial pada Jumat (1/5/2026).
Baca juga: Satu Dekade IndonesiaNEXT: Telkomsel Membangun SDM Mahasiswa dengan Materi Teknologi A.I
Polisi telah mengidentifikasi tiga orang dalam video tersebut, yakni WTR (19), pelajar SMA yang saat itu menjaga toko; NPK (18), pelajar SMK yang datang sebagai pembeli; serta FAA (18), pelajar SMK yang merekam video.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa ketiganya merupakan teman yang saat itu sedang bercanda di lokasi kejadian.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Jalan Wonosari-Yogyakarta, 1 Pengendara Meninggal Dunia
Celurit yang terlihat dalam video disebut merupakan properti hiasan dinding khas Madura yang memang berada di dalam toko, bukan digunakan untuk tindakan berbahaya.
Pihak kepolisian telah memberikan pembinaan kepada ketiganya, yang juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat dan menyesali perbuatannya.
