YOGYAKARTA(04/07/2026) –Kemegahan Candi Prambanan kembali menjadi saksi bisu salah satu festival musik terbesar di Indonesia. Memasuki hari kedua pelaksanaan pada Sabtu, 4 Juli 2026, Prambanan Jazz Festival (PJF) berhasil menciptakan atmosfer magis yang memadukan warisan sejarah budaya dengan alunan musik modern lintas genre. Sejak gerbang dibuka pada pukul 15.00 WIB, ribuan pencinta musik dari berbagai daerah sudah mulai memadati area festival.
Nostalgia Romantis dan Lintas Generasi di Panggung Rukun & Guyub
Energi penonton hari ke-2 Prambanan Jazz Festival 2026 dibakar oleh penampilan bertenaga dari GIGI yang membawakan deretan lagu pop-rock ikonis mereka. Tidak kalah memikat, musisi jazz muda kebanggaan Indonesia, Joey Alexander, menghadirkan harmoni instrumental berkelas dunia yang memukau penonton di panggung Rukun pada malam hari. Sederet musisi seperti Kunto Aji, White Shoes & The Couples Company, dan legenda jazz Margie Segers juga turut memberikan warna magis pada malam itu.
Atmosfer malam hari di Prambanan dilantunkan dengan penampilan syahdu dari band pop tanah air seperti Letto di penghujung acara. Sebelumnya, giliran grup musik legendaris Kahitna mengambil alih panggung utama. Band bentukan Yovie Widianto ini sukses membawa penonton bernostalgia lewat untaian lagu hit romantis mereka seperti Cantik, Cerita Cinta, Andai Dia Tahu, hingga Merenda Kasih. Ribuan suara penonton terdengar kompak bergemuruh mengikuti setiap lirik cinta yang dibawakan.
Puncak Kemeriahan: Ajang Pulang Kampung NIKI di Jogja
Momen yang paling dinantikan ribuan penonton akhirnya tiba pada pukul 22.30 WIB ketika solois naungan 88rising, NIKI, naik ke atas Rukun Stage. Penampilan ini terasa sangat emosional karena menjadi panggung perdana NIKI di Yogyakarta sepanjang karier musik globalnya.
“Aku kembali! Ini pertama kalinya aku manggung di Jogja lho! Nggak sabar banget,” ungkap NIKI saat menyapa penggemarnya di pelataran candi.
Membawakan lagu-lagu andalannya dari album terbaru hingga tembang hit seperti Backburner, penyanyi bernama asli Nicole Zefanya tersebut berhasil menutup rangkaian hari kedua Prambanan Jazz dengan sangat intim dan spektakuler. Perpaduan tata cahaya lampu yang megah, vokal yang memikat, dan latar belakang Candi Prambanan yang eksotis menyisakan kesan mendalam bagi siapa saja yang hadir malam itu.
Hari kedua Prambanan Jazz Festival 2026 tidak hanya menjadi ruang bagi perayaan musik bermutu, tetapi juga membuktikan konsistensi festival ini dalam menyajikan pengalaman seni budaya yang tak terlupakan. Kemeriahan ini akan berlanjut ke hari ketiga (terakhir) pada Minggu, 5 Juli 2026, yang akan menampilkan deretan musisi besar lainnya seperti KLa, Tulus dan Ari Lasso.
SON
