Bantul (DIY), SURYAPOS.id – Seorang pria lanjut usia berinisial APM (85), warga Padukuhan Sono, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, ditemukan meninggal dunia di semak-semak parit Sungai Opak, Senin (27/7/2026) siang.
Korban ditemukan sekitar pukul 11.27 WIB di semak-semak parit yang berada di sebelah barat rumahnya setelah sebelumnya dilaporkan tidak berada di rumah sejak pagi.
Baca juga: Operasi KRYD Polres Bantul Sita 307 Botol Miras Ilegal
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan, korban ditemukan oleh dua warga yang ikut melakukan pencarian bersama masyarakat setempat setelah memperoleh informasi bahwa korban meninggalkan rumah dan belum kembali.
“Sejak sekitar pukul 06.00 WIB, warga bersama saksi melakukan pencarian di sekitar lingkungan rumah korban. Sekitar pukul 11.27 WIB, korban akhirnya ditemukan di semak-semak parit Sungai Opak, tidak jauh dari kediamannya,” kata Rita.
Baca juga: 8 Hektare Lahan di Imogiri Terbakar, Api Muncul di Delapan Titik
Setelah ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa pulang ke rumah duka. Petugas dari INAFIS Polres Bantul, Dokkes Polres Bantul, Polsek Kretek, Puskesmas Kretek, serta Bhabinkamtibmas Parangtritis selanjutnya melakukan pemeriksaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan INAFIS Polres Bantul yang dipimpin Aiptu Teguh Wijaya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca juga: Harlah Ke-5 FKJR Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial di Klaten
Sementara itu, pemeriksaan medis dari Puskesmas Kretek juga menyatakan tidak ditemukan adanya trauma maupun perdarahan yang mengarah pada tindak kekerasan.
“Korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua hingga empat jam sebelum dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan medis maupun identifikasi kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Rita.
Baca juga: Pria yang Diduga ODGJ Ditemukan Meninggal di Depan Ruko di Tamantirto
Petugas mencatat korban mengenakan kaus berwarna merah dan sarung saat ditemukan. Pada tubuh korban hanya ditemukan bercak darah di betis kanan yang diduga merupakan luka lama.
Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan tuntutan hukum maupun permintaan autopsi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
