BeritaKriminal

2 Perampok Bersenjata Gasak Rp 10,6 Juta dari Alfamart di Ngawen

Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Dua pria merampok sebuah gerai Alfamart di Padukuhan Kepil, Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (31/8/2026) malam.

Dalam aksi tersebut, kedua pelaku diduga menggunakan senjata untuk mengancam karyawan sebelum membawa kabur uang tunai senilai Rp 10,6 juta.

Kapolsek Ngawen AKP Arif Heriyanto mengatakan, perampokan terjadi sekitar pukul 22.22 WIB saat toko masih beroperasi. Polisi kini masih menyelidiki identitas kedua pelaku.

Baca juga: Guru PPPK Bisa Ikut Seleksi CPNS 2027, Catat Mekanisme yang Disiapkan Pemerintah

“Telah terjadi pencurian dengan kekerasan di Alfamart wilayah Ngawen. Pelaku ada dua orang laki-laki dan saat ini masih dalam penyelidikan,” kata AKP Arif Heriyanto, Selasa (1/9/2026) pagi.

Kedua pelaku diketahui datang menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih. Mereka masuk ke dalam toko dengan tetap mengenakan helm serta masker yang menutupi sebagian wajah.

Setibanya di dalam, keduanya berpura-pura menjadi pembeli. Mereka sempat menanyakan lokasi etalase lakban kepada karyawan sebelum berjalan menuju tempat tersebut.

Baca juga: Gara-gara Masalah Parkir, Pria di Bantul Tusuk Juru Parkir, Ditangkap Setelah Buron 2 Bulan

“Awalnya, kedua pelaku berpura-pura menjadi pembeli. Mereka menanyakan lokasi etalase lakban kepada karyawan. Setelah ditunjukkan, keduanya berjalan menuju tempat lakban,” ujar AKP Arif Heriyanto.

Gerak-gerik kedua pria itu kemudian membuat salah seorang karyawan curiga. Ia meminta rekannya untuk ikut mengawasi kedua orang tersebut.

Namun, saat karyawan lain mendekat, salah satu pelaku langsung membekap mulut korban. Pelaku kemudian melakban bagian wajah dan tangan korban.

Baca juga: Mobil L300 Senilai Rp 115 Juta Dicuri di Bantul, 2 Pelaku Ditangkap Polisi

Pada saat bersamaan, pelaku lainnya mendatangi karyawan yang berada di meja kasir. Pelaku tersebut diduga mengeluarkan pistol dan menodongkannya kepada korban.

Di bawah ancaman tersebut, korban diminta menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang. Salah satu pelaku kemudian membawa karyawan yang disekap menuju gudang.

Setelah berada di depan brankas, korban kembali mendapat ancaman menggunakan senjata yang diduga pistol dan pisau. Korban akhirnya membuka brankas tersebut karena berada dalam tekanan.

Baca juga: Pria di Bantul Tewas Dianiaya, 3 Tersangka Ditangkap, 2 Pelaku Masih Diburu

Pelaku kemudian mengambil uang tunai yang tersimpan di dalam brankas. Jumlah uang yang dibawa kabur diperkirakan mencapai Rp 10,6 juta.

Aksi tersebut berhenti setelah terdengar seorang pembeli masuk ke dalam toko. Kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna putih.

Polisi yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Hingga Selasa (1/9/2026), petugas masih memburu kedua pelaku serta mengidentifikasi kendaraan yang digunakan dalam perampokan tersebut.

Exit mobile version