Yogyakarta 10 Januari 2026, Universitas Gadjah Mada bersama ParagonCorp meresmikan “Collab Hub by ParagonCorp,” ruang kolaborasi yang menghubungkan mahasiswa dan dunia industri dalam wadah ruang belajar kreatif yang berlokasi di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.
Paragon Corp memberikan sumbangan dana abadi senilai Rp25 miliar kepada Yayasan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM (GIK UGM) yang terletak di kampus UGM, Sleman. Penandatanganan MoU Dana Abadi ParagonCorp, yang dalam hal ini direpresentasikan oleh Co-Founder ParagonCorp, Salman Subakat, dengan Ketua Yayasan UGM, Prof. Dr. Paripurna P. Sugarda, S.H., M.Hum., LL.M. Dana Abadi ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program strategis UGM, khususnya dalam pengembangan inovasi, kreativitas, dan penguatan talenta muda
Kerja sama ini merupakan bagian dari penguatan sinergi antara dunia industri dan universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa.
Peresmian ini menjadi tonggak penting penguatan kolaborasi strategis antara dunia akademik dan industri dalam mendukung pengembangan inovasi, kreativitas, serta talenta muda Indonesia.
Collab Hub by ParagonCorp merupakan sebuah ruang kolaborasi yang dirancang
sebagai pusat co-learning dan co-creation bagi mahasiswa yang dihadirkan sebagai bagian dari upaya UGM melalui GIK UGM dalam membangun ekosistem pembelajaran yang lebih kontekstual dan kolaboratif. Ruang ini menjadi wadah pertemuan gagasan lintas disiplin, tempat
mahasiswa dapat belajar, berdiskusi, dan mengembangkan inisiatif bersama dalam lingkungan yang terbuka dan inklusif.
Peresmian Collab Hub by ParagonCorp diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Tridharma antara Universitas Gadjah Mada dan ParagonCorp
sebagai penguatan kerja sama strategis dalam bidang pendidikan, riset, inovasi, dan pengembangan talenta. Penandatanganan ini dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., bersama CEO ParagonCorp, Salman Subakat.
Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M. Med. Ed. , Sp. OG(K), Ph. D. , menyambut positif kemitraan ini. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya ruang kolaboratif bagi mahasiswa untuk mengasah kreativitas, memperluas jaringan, dan menciptakan inovasi.
Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M. Med. Ed. , Sp. OG(K), Ph. D.
“Mahasiswa diharapkan dapat terus bekerja sama di Collab Hub ini dengan mengusung nilai manjing ajur ajer, yaitu kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa menghilangkan identitas diri,” kata Ova.
Ia menjelaskan bahwa filosofi Jawa manjing ajur ajer mencerminkan kemampuan untuk bergaul dan menyatu dengan lingkungan sosial secara fleksibel, tetap rendah hati, serta cerdas dalam menempatkan diri.
Peresmian Collab Hub juga dihadiri oleh sekitar 100 mahasiswa yang berasal dari beragam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan awak media. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang belajar bersama yang dapat digunakan mahasiswa untuk berdiskusi, mengembangkan ide, dan membangun relasi profesional dengan industri.
CEO Paragon Technology and Innovation (PTI), Salman Subakat, menekankan komitmen perusahaannya dalam mendukung peningkatan karakter dan kemampuan mahasiswa.
Salman Subakat, CEO Paragon Corp
“Kita tidak hanya perlu merasa mampu, tetapi juga harus dapat merasakan. Dalam setiap situasi, libatkan tangan, pikiran, dan hati agar proses berlangsung dengan makna dan menyenangkan,” jelasnya.
Salman juga mendorong mahasiswa untuk mampu beradaptasi di era digital serta aktif mempromosikan kegiatan positif melalui platform media sosial agar dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Sebagai pernyataan bentuk kolaborasi yang berkelanjutan, dana abadi Rp25 miliar yang diserahkan kepada Yayasan UGM diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap program pengembangan mahasiswa dan ekosistem inovasi di kampus.
Acara diakhiri dengan tur ruang di fasilitas Collab Hub yang diikuti oleh Rektor UGM dan CEO Paragon. Ruang ini diharapkan menjadi tempat inklusif bagi mahasiswa untuk bertukar ide, membangun jaringan, serta mendorong kolaborasi strategis antara universitas dan dunia industri.
Sebagai bagian dari pemanfaatan awal Collab Hub, diselenggarakan acara Directorate Talks bersama ParagonCorp. Program ini diselenggarakan pada 11–13 Februari 2026 dan menghadirkan jajaran direktorat ParagonCorp untuk berbagi perspektif mengenai dunia kerja, proses inovasi, dan dinamika industri.
Directorate Talks mencakup pembahasan berbagai bidang, antara lain Research &
Development, Product Innovation & Development, Packaging Innovation & Development, Supply Chain Management, Logistics & Distribution, Marketing, Legal, dan Commercial. Dengan sesi ini, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman mengenai peran dan keterkaitan berbagai fungsi industri dengan kompetensi akademik tiap mahasiswa. Ke depan, GIK UGM akan mengembangkan Collab Hub sebagai ruang kolaborasi yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dan perkembangan zaman. Berbagai program diskusi, lokakarya, dan inisiatif kolaboratif direncanakan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan mitra industri dan komunitas.
Melalui kehadiran Collab Hub, UGM menegaskan komitmennya dalam menjembatani dunia akademik dan industri serta mendukung mahasiswa sebagai aktor utama dalam proses pembelajaran dan inovasi.
Tentang Paragon Corp.
PT Paragon Technology and Innovation (Paragon Corp) menjadi salah satu pemilik brand kosmetik di Tanah Air yang terkemuka.
Paragon Corp (dulu PT Pusaka Tradisi Ibu) telah hadir di industri kosmetik sejak 1985 dengan merek pertama Putri yang mengusung motto ‘Salon’s Best Choice’. Pada 1995 kosmetik Wardah diluncurkan. Tangan dingin Nurhayati Subakat selaku pendiri Paragon Corp dan dedikasinya menjadikan produk-produk Paragon bisa bertahan dan berkembang hingga saat ini.
Paragon Corp saat ini telah memiliki 14 brand di antaranya Wardah, Make Over, Kahf, Emina, Insta Perfect, Crystallure, Wonderly, Putri, Labore, tavi, Biodev, OMG, dan Beyondly. Produk-produk ini menjadi pemimpin di pasarnya masing-masing.
SON
