Kulonprogo (DIY), SURYAPOS.id – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di pesisir Pantai Garongan, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulonprogo, DIY, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak menjaring di sekitar Pantai Garongan. Saat berada di pesisir, saksi melihat sosok dalam posisi tertelungkup. Setelah memastikan bahwa sosok tersebut merupakan jenazah, saksi kemudian memberitahukan temuan itu kepada anaknya.
Baca juga: Investasi Industri di Gunungkidul Meluas, PT JSK Siapkan 1.000 Lapangan Kerja Baru
Kasi Humas Polres Kulonprogo Iptu Sarjoko mengatakan, informasi mengenai penemuan mayat tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian melalui Radio Antar-Penduduk Indonesia (RAPI).
“Informasi penemuan jenazah tersebut kemudian diteruskan kepada Polsek Panjatan,” kata Sarjoko dalam keterangannya.
Baca juga: GISLI dan Polairud Gunungkidul Perkuat Edukasi Keselamatan Nelayan Pesisir Selatan
Setelah menerima laporan, tim SAR bersama petugas terkait melakukan evakuasi. Jenazah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman di tepi pantai untuk mengantisipasi agar tidak kembali terseret gelombang laut.
Berdasarkan pemeriksaan awal petugas Piket UPT Puskesmas Panjatan II, jenazah diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 40 tahun. Pada tubuh jenazah telah ditemukan tanda-tanda kaku mayat serta pembengkakan di seluruh bagian tubuh.
Baca juga: Dari Hargomulyo hingga Girisubo, FKPM 23 Panggungsari Salurkan 62 Tangki Air Bersih
Selain itu, terdapat kerusakan pada bagian wajah yang diduga akibat benturan. Petugas juga menemukan sejumlah memar pada tubuh yang diduga berkaitan dengan benturan dengan karang.
“Dari pemeriksaan awal, jenazah diperkirakan telah meninggal sekitar satu minggu. Namun, untuk memastikan identitas dan kondisi jenazah, masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Sarjoko.
Baca juga: Etalase Berisi Rokok Senilai Rp30 Juta Dicuri, Polsek Ponjong Identifikasi Pelaku
Saat ditemukan, jenazah masih mengenakan celana pendek berwarna hitam yang dilapisi celana berwarna biru dongker. Dalam pemeriksaan awal juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka robek pada tubuh korban.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Wates untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sekaligus proses identifikasi. Polisi masih berupaya mengungkap identitas korban dan menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang yang berkaitan dengan temuan tersebut.
