BeritaPeristiwa

Kecelakaan di Simpang Tiga Terminal Munggi Semanu, Pelajar Pengendara Honda Genio Alami Cedera Kepala Ringan

Gunungkidul (DIY), SURYAPOS.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil terjadi di Jalan Lek Panggih, tepatnya di simpang tiga Terminal Munggi, Padukuhan Semanu Utara, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Genio bernomor polisi AB-3942-DM yang dikendarai seorang pelajar perempuan berinisial ATMW (16), warga Jetis Kulon, Pacarejo, Semanu dan kendaraan bermotor Suzuki Carry bernomor polisi AB-1713-DO yang dikemudikan oleh NDA (31), warga Kapanewon Rongkop, Gunungkidul.

Baca juga: Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gunungkidul Berbagi dengan Anak Yatim

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Ipda Sugiyanto, S.H., menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Genio melaju dari arah utara atau Pasar Munggi menuju selatan ke arah Candirejo.

“Sesampainya di lokasi kejadian yang merupakan simpang tiga tidak sama besar, dari arah barat atau area ruko pasar datang kendaraan Suzuki Carry yang hendak menyeberang ke arah timur atau Ngeposari. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan pengendara tidak dapat menguasai laju kendaraannya, terjadi tabrakan,” ujar Ipda Sugiyanto, Rabu.

Baca juga: Terekam CCTV saat Beraksi, Pelaku Pencurian di SLB Tunas Bhakti Ditangkap

Akibat benturan tersebut, pengendara Honda Genio mengalami cedera kepala ringan. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Pelita Husada.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga medis, korban dalam kondisi sadar setelah kejadian. Sementara itu, pengemudi Suzuki Carry dilaporkan tidak mengalami luka dan berada dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani.

Baca juga: Polsek Banguntapan Tangkap Pencuri Burung Murai Batu Senilai Rp10 Juta dalam Waktu Kurang dari 12 Jam

Ipda Sugiyanto mengimbau para pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi persimpangan, terutama pada simpang jalan yang memiliki tingkat visibilitas terbatas.

“Kami mengimbau masyarakat agar mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan, memperhatikan arus lalu lintas dari berbagai arah, dan selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara guna mencegah terjadinya kecelakaan,” kata dia.

Exit mobile version