BeritaPeristiwa

Kasus Penemuan Jenazah di Gondokusuman, Polisi Kesulitan Hubungi Keluarga Korban

Yogyakarta, SURYAPOS.id – Seorang pria berinisial RR (65), warga Kepulauan Bangka Belitung, ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di wilayah Klitren, Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Kamis (23/4/2026) malam.

Penemuan tersebut terjadi di Emilia Kos Eksklusif yang beralamat di Jalan Kepuh GK 3/976. Personel Polsek Gondokusuman yang dipimpin langsung oleh kapolsek setempat mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 20.00 WIB setelah menerima laporan dari warga.

Baca juga: Tabrakan Nmax dan Supra di Parangtritis, Satu Korban Tak Tertolong

Korban diketahui tinggal seorang diri di kamar nomor 207 sejak 17 Juli 2025. Selama ini, korban disebut berprofesi sebagai pebisnis biji kopi dan jarang berinteraksi dengan penghuni kos lainnya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saksi bernama Kartika (37), warga Trimulyo, Sleman. Ia merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar kamar maupun beraktivitas selama beberapa hari terakhir.

Baca juga: Dirawat Beberapa Jam, Bocah Korban Terkena Besi Muatan Pick Up Akhirnya Meninggal Dunia

Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat keluar kamar pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 12.39 WIB dan kembali masuk ke dalam kamar pada pukul 13.26 WIB. Setelah itu, korban tidak lagi terlihat hingga akhirnya menimbulkan kecurigaan.

Saksi kemudian mencoba mengecek kondisi korban dengan mendatangi kamar. Namun, pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam sehingga tidak dapat dibuka secara normal.

Baca juga: Diduga Hilang Kendali, Bus Seruduk Tiga Sepeda Motor di Piyungan

Selanjutnya, saksi memanggil tukang kunci untuk membuka pintu kamar dengan disaksikan oleh Bhabinkamtibmas dan Ketua RT setempat. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di lantai kamar tanpa busana.

Di lokasi, petugas mendapati adanya darah yang keluar dari hidung dan mulut korban serta tercium bau menyengat dari dalam kamar. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Jalan Licin dan Sempit, Mobil Damkar Bantul Alami Kecelakaan Tunggal

Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R. Anton Budi Susilo, S.Psi., M.M, mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Korban diduga meninggal dunia karena sakit, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, polisi masih berupaya menghubungi pihak keluarga korban yang belum dapat diakses karena telepon genggam milik korban terkunci dengan kata sandi.

Exit mobile version